Detail serupa juga disampaikan oleh Dr. Lori Brotto, seorang profesor di Departemen Obstetri & Ginekologi UBC. Beliau menjelaskan bahwa yoga mengatur aktivitas saraf parasimpatis yaitu, mengaktifkan bagian dari sistem saraf yang memberi tahu tubuh Anda untuk berhenti, relaks, istirahat, mencerna, menurunkan detak jantung, dan memicu proses metabolisme lain yang menginduksi relaksasi. Cukup masuk akal bila praktisi yoga lebih dapat mengontrol stressor lebih seimbang termasuk dalam urusan seksual. Selain itu adanya kontrol terhadap kesadaran tubuh (body image awareness). Ketika seseorang memiliki kontrol kesadaran tubuh, kecil kemungkinan untuk mengobjektifkan tubuh mereka. Seseorang yang lebih sadar dan puas akan tubuhnya sendiri, memiliki kecenderungan peningkatan tanggung jawab, ketegasan seksual, dan hasrat seksual.

Badan Pemulihan Aset Kejagung Lelang Kembali Kapal Tanker MT Arman 114 Bermuatan Minyak Mentah
BPA Kejagung menetapkan nilai limit lelang sebesar Rp1,17 triliun, sementara uang jaminan yang harus disetor








