Dikatakan, yang terpenting adalah memastikan kebutuhan masyarakat itu terpenuhi dengan baik.
“Kemudian kita menata jabatan-jabatan administrator dan pengawas sambil itu berjalan saya ingin di pertengahan menjelang akhir Januari dilakukan seleksi terbuka Sekretaris Kota Ambon, ya siapa yang mau daftar silakan karena dia terbuka untuk siapa saja,” sebut Wattimena.
Selain itu, dia menegaskan, pelantikan pejabat definitif dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku yang diawali dengan proses asesmen yang dilakukan oleh asesor yang terpercaya dari Kementerian Dalam Negeri.
“Kemudian dilanjutkan dengan seleksi yang dilakukan oleh panitia seleksi yang dibentuk dari dua mekanisme penjaringan yang kita lakukan, kita memperoleh para calon pejabat pimpinan tinggi Pratama yang memenuhi persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku, nama-nama itu grup yang kita usulkan ketika di BKN untuk mendapatkan pertimbangan teknis pertimbangan teknis BKN,” katanya.
Ditambahkan, kita mengembalikan 3 nama di peringkat teratas yang memenuhi syarat untuk selanjutnya dipilih oleh pejabat pembina kepegawaian.
Menurutnya, hasil tersebut baru dikeluarkan setelah mendapatkan pertimbangan dari BKN.
“Hasil seleksi baru keluar, karena kami baru mendapatkan pertimbangan teknis BKN. Kadang-kadang teman-teman yang lain menganggap bahwa agak lama tapi mekanismenya harus kita tempuh,” tutupWattimena. (M-009)
- Editor: Daton









