Harga Naik, Pasokan BBM Bali Tetap Aman

ilustrasi
SPBU (Foto: CNBC Indonesia)

DENPASAR,MENITINI.COM-Meskipun harga minyak dunia masih cukup tinggi di angka kisaran US$ 116 per barrel, PT Pertamina (Persero) melalui sub holding Commercial & Trading yaitu PT Pertamina Patra Niaga khususnya di wilayah Jawa Timur, Bali, Nusra (Jatimbalinus) memastikan harga dan stok BBM serta LPG tetap dan berjalan normal. Hal ini diungkapkan oleh Pjs. Area Manager Communication & Relations Pertamina Patra Niaga regional Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara, Arya Yusa Dwicandra saat dikonfirmasi, Selasa (5/4/2022).

Menurut Arya, tingginya harga minyak dunia tidak mempengaruhi kondisi stok dan penyaluran BBM dan LPG Pertamina. “Untuk wilayah Jatimbalinus, penyaluran BBM dan LPG berjalan normal dengan masing-masing penyaluran sebesar 16.883 kiloliter (KL) untuk BBM dan 5.491 metric ton (MT) untuk LPG per hari,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Pengusaha Tak Perlu Khawatir, Jokowi: Wong Kita Santai Semua

Ia menambahkan, selama pelaksanaan Satgas Ramadhan dan Idul Fitri 2022 nanti, diperkirakan akan ada kenaikan konsumsi BBM sebesar 11%, LPG sebesar 6% serta kebutuhan bahan bakar pesawat udara yaitu avtur sebesar 4%. “Kenaikan tersebut kami perkiraan akan terjadi jelang hari raya Idul Fitri 1443 H,” tambah Arya.

Begitupun dengan kondisi stok BBM dan LPG. Kedua jenis produk tersebut memiliki jumlah stok yang aman jelang bulan Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri 1443 H nanti.

“Saat ini stok di seluruh Terminal BBM dan Depot LPG aman dengan Coverage Days rata-rata selama 5-17 hari. Terdapat 18 Terminal BBM dan 7 Terminal LPG yang siap melayani kebutuhan masyarakat melalui SPBU dan SPBBE (stasiun pengisian pusat bulk elpiji) di wilayah Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara,” ujar Arya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*