Harga Minyak Dunia Tembus US$100 per Barel

kilang minyak
Ilustrasi. (foto: Shutterstock)

JAKARTA,MENITINI.COM- Harga minyak dunia kembali menguat pada akhir perdagangan Rabu (13/4/2022). Lonjakan harga minyak dunia ini dikabarkan karena relaksasi lockdown di Shanghai.
Dilansir dari laman CNN Indonesia, minyak mentah berjangka Brent melonjak US$6,16 atau naik 6,3 persen menjadi US$104,64 per barel, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS ikut naik US$6,31 atau 6,7 persen menjadi US$100,60 per barel.

Pada Senin (11/4), harga kedua kontrak minyak acuan dunia tersebut anjlok hingga 4 persen ke bawah US$100 per barel.

Shanghai yang merupakan pusat keuangan China dikonfirmasi sebagai daerah risiko penularan covid-19 yang rendah dan tidak ada infeksi yang terjadi selama dua minggu terakhir.

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) mewanti-wanti bahwa tidak mungkin mengganti 7 juta barel per hari (bph) minyak mentah Rusia akibat sanksi ekonomi yang dijatuhkan. Produksi minyak rata-rata Rusia turun lebih dari 6 persen menjadi 10,32 juta bph April dari 11,01 juta bph pada Maret lalu.

“Pasar minyak masih rentan terhadap guncangan besar jika energi Rusia dikenai sanksi, dan risiko itu tetap ada di atas meja,” tulis Analis Pasar Senior di OANDA Edward Moya, dikutip dari Reuters, Selasa (13/4/2022).

BACA JUGA:  Punya Skema Bali Bangkit, Dorong Indonesia Bangkit dari Bali, Ini Penjelasan Gubernur Koster

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*