logo-menitini

Gerakan Bersih Sampah di Pantai Petitenget, Bupati Badung Pimpin Aksi

Bupati Wayan Adi Arnawa bersama Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti memimpin langsung Gerakan Bali Bersih Sampah di Pantai Petitenget dan penanaman pohon di area pesisir, Minggu (1/3).
Bupati Wayan Adi Arnawa bersama Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti memimpin langsung Gerakan Bali Bersih Sampah di Pantai Petitenget dan penanaman pohon di area pesisir, Minggu (1/3). (Foto: Humas Badung)

BADUNG,MENITINI.COM – Pemerintah Kabupaten Badung kembali menggelar aksi nyata menjaga kebersihan kawasan pesisir. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti memimpin langsung Gerakan Bali Bersih Sampah yang dipusatkan di Pantai Petitenget, Minggu (1/3/2026).

Kegiatan yang diinisiasi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Badung ini tak hanya berfokus pada pengumpulan sampah plastik di sepanjang garis pantai. Aksi juga dirangkai dengan penanaman pohon di area pesisir sebagai upaya menjaga ekosistem dan mencegah abrasi.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengelolaan sampah dari sumbernya, Bupati Adi Arnawa menyerahkan Compost Bag secara simbolis kepada perwakilan seluruh kecamatan se-Badung. Langkah ini diharapkan mendorong pengolahan sampah organik berbasis rumah tangga.

BACA JUGA:  Badung Terima 110 Tong Komposter dari Perusahaan Daerah dan Swasta

Aksi bersih-bersih menyasar garis pantai dari Pantai Petitenget hingga Pantai Cemagi. Secara bersamaan, gerakan serupa digelar di banjar-banjar di seluruh wilayah Kabupaten Badung.

Dalam arahannya, Bupati Adi Arnawa menegaskan bahwa kebersihan pantai memiliki peran vital terhadap perekonomian daerah. Menurutnya, sektor pariwisata menjadi tulang punggung Badung, dan pantai merupakan daya tarik utama yang harus dijaga bersama.

“Bersih pantai ini rutin kita lakukan setiap minggu sebagai upaya menjaga lingkungan pesisir. Badung hidup dari sektor pariwisata, dan pantai adalah daya tarik utamanya. Karena itu kebersihannya harus menjadi tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan berbagai unsur, mulai dari TNI/Polri, pelaku usaha, pelajar, hingga masyarakat di tingkat banjar. Partisipasi tersebut dinilai sebagai tanda tumbuhnya kesadaran kolektif terhadap pentingnya budaya bersih.

BACA JUGA:  Bupati Badung Kumpulkan Camat, Lurah/Perbekel, dan Pengelola Sampah

“Yang kita bangun bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi budaya bersih. Jika budaya ini sudah terbentuk, masyarakat akan bergerak sendiri. Namun, penanganan sampah tidak cukup di hilir; harus dimulai dari hulu, yaitu rumah tangga. Jika dari rumah sudah terkelola dengan baik, beban di hilir akan jauh berkurang,” tambahnya.

Iklan

BERITA TERKINI

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>