Empat Kegiatan Bupati Tamba di Kawasan Green Land Desa Budeng

Ratusan nelayan bersiap siap mengikuti lomba
Ratusan nelayan bersiap siap mengikuti lomba

JEMBRANA, MENITINI.COM- Sehari menjelang Hari Kemerdekaan RI yang ke 77 tahun, suasana di Kabupaten Jembrana berbeda dengan hari hari biasa.

Maklum, hari itu, Selasa 16 Agustus 2022 Bupati Jembrana, I Nengah Tamba bersama seluruh OPD daerah setempat hadir di Green Land, Desa Budeng untuk melaksanakan sejumlah kegiatan di kawasan yang menjadi salah satu mangrove center Kabupaten Jembrana.

Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Jembrana, Komang Wiasa mengatakan, ada empat kegiatan yang dilakukan Bupati Jembrana di lokasi Green Land.

“Ada empat kegiatan di lokasi ini yang dilakukan oleh bapak bupati. Pertama, peluncuran Pokdarwis Green Land. Kedua, melepas lomba sampan. Ketiga, pemberian penghargaan Wajib Pajak Hotel dan Restoran. Dan keempat, pemberian penghargaan kepada pengusaha yang disiplin bayar Iuran BPJS Kesehatan,” kata Komang Wiasa.

BACA JUGA:  BWC Terima Kunjungan GEBYAR SEPASANG

Pantauan media ini di sekitar lokasi ratusan pengunjung memadati kawasan Green Land untuk menyaksikan lomba sampan yang dilepas oleh Bupati Jembrana. Masyarakat tampak antusias menanti lomba dayung sampan yang diikuti oleh ratusan peserta.

Lomba dayung tradisional ini akan dilaksanakan di Desa Budeng pada Selasa (16/8/2022) pukul 09.00 Wita. Kegiatan ini merupakan event kalender pariwisata tahunan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Jembrana.

Jumlah peserta yang ikut acara itu sekitar 100 pendayung dengan sampan tradisional yang isinya dua orang. Peserta khusus dari lokal Jembrana.

Sementara Ketua Pokdarwis Mangrove Village Desa Budeng,, I Gede Wijaya mengatakan, acara ini diikuti 100 sampai 150 sampan tradisional dan nelayan asal Kabupaten Jembrana. Kegiatan tersebut dibuka Bupati Kabupaten Jembrana, I Nengah Tamba. “Peserta khusus nelayan lokal dan memakai sampan tradisional,” katanya. M-003

BACA JUGA:  BWC Gelar Sosialisasi Bank Sampah di SMA Negeri 1 Selat Karangasem