Delapan Ribu Anggota Koperasi Bertemu di Sanur Bali

Ribuan anggota Koperasi yang kebanyakan ibu-ibu penuhi Bali mulia 15-17 Juli 2022. Foto: M-006
Ribuan anggota Koperasi yang kebanyakan ibu-ibu penuhi Bali mulia 15-17 Juli 2022. (Foto: M-006)

DENPASAR, MENITINI-Sebanyak lebih dari anggota koperasi dari 34 provinsi di Indonesia bertemu di Sanur Bali, Kamis (14/7/2022).

Ribuan anggota tersebut bertemu di Sanur Bali dalam rangka merayakan Hari Koperasi Nasional yang ke-75. Dalam peringatan Harkopnas ke-75 ini, ada tiga agenda besar yang diusung yakni Dekopin Komitmen Perkuat Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Perempuan, Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) berkomitmen untuk terus memperkuat sektor energi terbarukan, ketahanan pangan serta pemberdaayaan perempuan. 

Ketua Umum Dekopin Sri Untari Bisowarno mengungkapkan, ketiga program tersebut merupakan isu strategis dalam menjawab tantangan global yang sejalan dengan komitmen Presiden Jokowi guna mewujudkan ekonomi Indonesia yang mandiri, kuat dan berdaya saing.

BACA JUGA:  Dua Ribu Liter Minyak Goreng belum Masuk Bali

“Dekopin senantiasa hadir untuk mengakselerasi kehadiran energi terbaharukan, ketahanan pangan serta pemberdayaan perempuan melalui program-program koperasi yang telah disusun dan direncanakan secara komprehensif,” ujar Untari.

Untari menuturkan, komitmen Dekopin tersebut diwujudkan melalui tema Hari Koperasi Nasional (HARKOPNAS) ke 75 tahun yakni Percepatan dan Perkuatan Kedaulatan Pangan dan Energi Terbarukan melalui Peran Koperasi dan Kelompok Perempuan” di Bali pada 14- 17 Juli 2022. 

Disektor ketahanan pangan, lanjut Untari, Dekopin telah memperluas program ini menjadi program bersama yang akan dilakukan oleh seluruh koperasi Indonesia. Hal tersebut bertujuan untuk mendukung ketersediaan pangan. Terlebih situasi global yang tengah mengalami ketidakpastian sehingga memicu kenaikan harga serta keterbatasan stok pangan dipasaran. 

BACA JUGA:  Bupati Jembrana Lepas Ekspor Kakao Fermentasi ke Jepang

“Tujuannya untuk mengantisipasi dan mencegah terjadinya kekurangan pangan dan meningkatkan nilai tukar petani melalui ketahanan pangan,” ujar Untari.

Oleh karenanya, jejaring Dekopin diseluruh pelosok tanah air juga terus mendorong koperasi-koperasi yang bergerak di bidang pangan untuk terlibat langsung dengan program ketahanan pangan pemerintah. Dekopin meminta peran perempuan di sektor koperasi juga terus diberdayakan. Pasalnya, kata Untari, di era globalisasi seperti sekarang kaum perempuan memiliki kesempatan besar untuk lebih mandiri.