logo-menitini

Cara Menyimpan Pangan Agar Aman dan Bebas Penyakit

Cara menyimpan bahan pangan
Ilustrasi cara menyimpan bahan pangan.

2. Aturan Penyimpanan Berdasarkan Jenis Bahan

Setiap jenis pangan memiliki karakteristik penyimpanan yang berbeda agar nutrisinya tetap terjaga:

  • Daging: Potonglah daging sesuai porsi kebutuhan sekali masak, simpan dalam wadah tertutup rapat, dan segera masukkan ke dalam freezer.
  • Ikan & Seafood: Ikan harus dibersihkan dan dipotong terlebih dahulu sebelum disimpan. Khusus untuk kerang-kerangan, disarankan untuk merebusnya sebentar agar lebih awet saat disimpan.
  • Telur: Telur dapat disimpan di suhu ruang maksimal selama 7 hari. Jika ingin lebih lama, letakkan di dalam kulkas dalam wadah tertutup.
  • Sayur & Buah: Sebelum disimpan, pastikan untuk memisahkan bagian yang sudah layu atau busuk agar tidak menulari yang lain. Untuk ketahanan lebih lama, cuci bersih sayur dan buah sebelum dimasukkan ke tempat penyimpanan.
BACA JUGA:  Melali Bali Group dan BMTA Perkuat Sinergi Kembangkan Wisata Kesehatan Terintegrasi di Bali

3. Tips Penting Saat Berbelanja

Langkah pengamanan pangan dimulai sejak Anda membeli bahan-bahan tersebut:

  • Jangan Ditunda: Segera masukkan belanjaan ke dalam kulkas atau freezer begitu sampai di rumah; jangan membiarkannya menumpuk terlalu lama di luar.
  • Waspadai Suhu Panas: Hindari menaruh makanan dingin atau beku di dalam mobil yang terpapar sinar matahari langsung karena suhu tinggi mempercepat kerusakan pangan.
BACA JUGA:  Brahealthcare RSU Bhakti Rahayu Tabanan Dukung Pengembangan Wisata Kesehatan Terintegrasi di Bali

Dengan menerapkan sedikit ketelitian dalam menjaga kerapian dapur dan cara penyimpanan, Anda tidak hanya menjaga kualitas makanan tetapi juga memastikan kesehatan keluarga tetap terlindungi.*

  • Editor: Daton
Iklan

BERITA TERKINI

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>