Jumat, 12 Juli, 2024

Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi menyampaikan keterangannya di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, pada Rabu, 6 September 2023. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr)

JAKARTA,MENITINI.COM-Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN-Kanada telah digelar di Ruang Cendrawasih 3, Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Rabu (6/9/2023). Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi menjelaskan bahwa pertemuan tersebut menghasilkan dua kesepakatan kerja sama.

Pertama, Menlu Retno mengatakan bahwa ASEAN dan Kanada secara resmi membentuk ASEAN-Canada Strategic Partnership melalui pengesahan dokumen “Joint Leaders’ Statement on ASEAN-Canada Strategic Partnership”.

Kedua, Menlu menuturkan bahwa pertemuan tersebut juga mengadopsi dokumen “ASEAN-Canada Joint Leaders’ Statement on Strengthening Food Security and Nutrition in Response to Crisis”.

“Jadi (hasil) ASEAN-Kanada ada dua, satu adalah pembentukan strategic partnership ASEAN-Kanada, yang kedua adalah kerja sama dalam konteks food security,” tutur Retno.

BACA JUGA:  Keramba Apung Kodim Lamongan Mampu Optimalkan Ketahanan Pangan

Selain itu, Menlu Retno menuturkan bahwa dalam pertemuan tersebut Perdana Menteri (PM) Kanada Justin Trudeau menyampaikan kenaikan persentase perdagangan antara ASEAN dengan Kanada.

“PM Trudeau menyampaikan bahwa perdagangan antara ASEAN dengan Kanada, dengan semakin intensifnya hubungan antara ASEAN dengan Kanada, menunjukkan kenaikan 29 persen,” tutur Menlu.

Lebih lanjut, Menlu Retno mengatakan bahwa dalam pertemuan tersebut para pempimpin berharap agar kerja sama ASEAN-Kanada dapat mengatasi berbagai tantangan yang terjadi.

“Para pemimpin sampaikan harapan agar kerja sama ASEAN-Kanada dapat memperkuat perdamaian dan stabilitas kawasan, hal ini kembali ditekankan. Kemudian mengatasi berbagai tantangan, terkait utamanya masalah pangan, energi, dan perubahan iklim,” ucapnya.*

  • Sumber: BPMI Setpres
  • Editor: Daton
BACA JUGA:  Keramba Apung Kodim Lamongan Mampu Optimalkan Ketahanan Pangan