BADUNG,MENITNI.COM – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa membuka ruang dialog dengan tokoh masyarakat Kerobokan Kelod untuk menyerap aspirasi sekaligus mencari solusi terbaik terkait uji coba rekayasa arus lalu lintas di wilayah tersebut. Pertemuan berlangsung di Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Selasa (27/1).
Dialog itu dihadiri Sekda Badung IB Surya Suamba, Kasat PJR Polda Bali AKBP I Wayan Suka, jajaran Dinas Perhubungan dan Diskominfo Badung, perwakilan Polres Badung dan Polresta Denpasar, camat, lurah, kelian banjar adat, hingga tokoh masyarakat dari Banjar Pengubengan Kauh, Banjar Taman, dan Banjar Taman Mertanadi. Hadir pula utusan anggota DPD RI Ni Luh Djelantik.
Dalam forum tersebut, masyarakat menyampaikan dukungan terhadap kebijakan rekayasa lalu lintas yang diterapkan pemerintah daerah. Namun demikian, sejumlah catatan juga disampaikan, terutama terkait dampak ekonomi yang dirasakan warga. Beberapa pelaku UMKM dan toko di sekitar kawasan uji coba mengaku mengalami penurunan omzet, selain adanya pengaruh terhadap aktivitas adat dan budaya.









