logo-menitini

Bupati Badung Rancang Beasiswa SMA dan S1 untuk Anak Petani dan Nelayan

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa. (Foto: Istimewa)

Mantan Sekda Badung ini menegaskan, pendidikan merupakan kebutuhan dasar yang wajib dipenuhi negara. Melalui program beasiswa ini, Pemkab Badung berharap tidak ada lagi siswa yang terpaksa putus sekolah. Selain itu, orang tua diharapkan dapat lebih fokus mengelola lahan pertanian atau melaut tanpa dibebani biaya pendidikan anak.

Adi Arnawa juga meyakini program ini dapat meningkatkan minat masyarakat untuk tetap bertahan sebagai petani dan nelayan, yang pada akhirnya berdampak pada pengendalian alih fungsi lahan.

“Orang termotivasi jadi petani akan semakin ada. Ujungnya alih fungsi lahan bisa diminimalkan. Kalau sudah ada semangat bertani, orang tidak akan membiarkan tanahnya dialihkan ke pihak lain,” jelasnya.

BACA JUGA:  Pemprov Bali Dorong Pendidikan Aksara Bali, Pelajar Diminta Kuasai Keyboard Digital

Berdasarkan data statistik pertanian, alih fungsi lahan di Kabupaten Badung menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2020, tercatat 26,03 hektare lahan pertanian beralih fungsi. Angka tersebut meningkat menjadi 72,71 hektare pada 2021, lalu melonjak menjadi 142 hektare pada 2022. Tren kenaikan berlanjut pada 2023 dengan luas alih fungsi mencapai 173,33 hektare, dan meningkat signifikan pada 2024 hingga mencapai 348 hektare.

BACA JUGA:  Tembus Usia 101 Tahun, Lansia di Badung Dapat Penghargaan dari Bupati

Pemkab Badung berharap program beasiswa ini dapat menjadi salah satu solusi jangka panjang dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.*

  • Editor: Daton

Iklan

BERITA TERKINI

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>