Dibandingkan tahun 2024, jumlah kunjungan kapal pesiar di Benoa mengalami lonjakan. Pada 2024, tercatat 56 kapal pesiar dengan arus penumpang sekitar 107.717 wisatawan mancanegara. Sementara tren kenaikan sebenarnya telah terlihat sejak 2023, saat Benoa melayani 48 kunjungan kapal pesiar dengan lebih dari 78 ribu penumpang.
Optimisme terhadap pariwisata kapal pesiar juga berlanjut ke tahun ini. Untuk 2026, sebanyak 73 kapal pesiar mewah telah mendaftarkan rencana kunjungan ke Pelabuhan Benoa. Meski demikian, Pelindo memproyeksikan realisasi kunjungan akan tumbuh sekitar 5 persen dibandingkan capaian 2025.
Peningkatan ini tak lepas dari pengembangan Bali Maritime Tourism Hub (BMTH) yang memungkinkan Pelabuhan Benoa melayani kapal pesiar berukuran jumbo, baik sebagai destination port maupun untuk layanan embarkasi dan debarkasi penumpang (turn around).
Saat ini, dermaga timur Pelabuhan Benoa telah diperpanjang hingga 500 meter, dari sebelumnya 350 meter. Kapasitas ini memungkinkan dua kapal pesiar besar bersandar secara bersamaan, sebuah fasilitas yang jarang dimiliki pelabuhan lain di Indonesia.
Memasuki awal 2026, kapal pesiar Ovation of the Seas menjadi kapal perdana yang bersandar di Benoa pada 1 Januari. Kapal berbendera Bahama tersebut memiliki panjang 348 meter dengan bobot 168.666 Gross Tonnage (GT), membawa 3.431 penumpang serta 1.542 kru.









