Bayar Tunggakan JKN dengan Sampah, Menparekraf Apresiasi Inisiatif BPJS

Petugas menimbang sampah plastik masyarakat yang disetorkan untuk melunasi tunggakan peserta BPJS Kesehatan Badung di Klinik Bhakti Rahayu Dalung, Badung.

DENPASAR, MENITINI-Inisiatif dan terobosan BPJS Badung membayar tunggakan JKN dengan sampah plastik diapresiasi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno. Apresiasi dan pujian itu disampaikan Menteri Sandiaga saat mengunjungi gudang pengolahan sampah plastik Bali Waste Cycle (BWC) beberapa waktu lalu (17/5/2022).

“Saya dengar peserta JKN bayar tunggakan dengan sampah plastik. Ini inisiatif dan terobosan BPJS yang perlu kita apresiasi,” tanya Menteri Sandiaga kepada Founder BWC Putu Ivan Yunatana yang menerima menteri di pintu masuk menuju gudang sampah. “Oh iya pak menteri. Itu ada dokter dan tim BPJS Badung hadir juga di sini,” jawab Putu Ivan sambil memperkenalkan tim BPJS Badung kepada menteri.

Menteria Sandiaga mengatakan inisiatif seperti ini hendaknya terus dilakukan sepanjang membantu masyarakat yang tak mampu dalam membayar jaminan kesehatan selama masa pandemi belum berakhir. “Situasi pandemi yang belum berakhir membuat ekonomi masyarakat serba sulit. Negara selalu hadir meringankan beban masyarakat. Nah, kita berharap inisiatif BPJS Badung ini terus berlanjut. Bila perlu diikuti oleh BPJS lain di kabupaten dan kota seluruh Bali bahkan Indonesia,” pesan Menteri Sandiaga.

BACA JUGA:  Waspadai Cemaran Mikroplastik, Cek Kemasan Makanan Anda!

Kapala BPJS Kabupaten Badung DR. dr. Ni Putu Mirah Lydiawati, M.M.,AAK menjelaskan, sampah yang layak daur ulang, setiap bulan ketiga dikumpulkan pada titik kumpul terdekat. Untuk Badung Tengah ke Klinik Bhakti Rahayu Dalung, di Badung Selatan titik kumpulnya di Omsa Klinik Jimbaran, dan Badung Utara ke Klinik Sidhi Sai Abiansemal. “Tujuan dari program tersebut adalah untuk membantu melunasi tunggakan JKN masyarakat Badung yang tak mampu,” kat. Ni Putu Mirah Lydiawati, saat dikonfirmasi, Rabu (18/5/2022).

Ia mengatakan, sampah bila tidak dikelola akan jadi masalah, namun jika dimanage dengan baik tentu akan menjadi solusi. “Salah satunya adalah bisa untuk melunasi tunggakan JKN, terutama di Kabupaten Badung,” ujarnya

BACA JUGA:  Sudah Seminggu Abrasi Terjang Pantai Kuta, Ini  Jawaban PUPR Badung

Ia menambahkan sampah-sampah yang terkumpul, nantinya akan diangkut dan ditimbang oleh Bali Waste Cycle (BWC), Solusi Sampah Bali. Dan kemudian hasilnya bisa untuk membayar tunggakan JKN masyarakat. “Targetnya adalah tercapainya zero tunggakan JKN di Badung,” ucapnya sembari menjelaskan, teknis pengumpulan pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Kab Badung mengumpulkan sampah layak daur ulang setiap bulan, di tiga klinik dengan titik kumpul terdekat.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*