Bandara Ngurah Rai Mampu Tambahan 35 Slot Time

Menhub Budi Karya memberi pernyatan ke media usai memimpin rapat terbatas di Bandara Ngurajh Rai

TUBAN,POS BALI – Rencana penambahan slot time di Bandara  Internasional Ngurah Rai yang semula 32 slot time segEra ditambah menjadi 35 slot time. Hal itu dikatakan Menteri Perhubungan, Budi Karya usai rapat evaluasi di Bandara Ngurah Rai, Kamis, (8/8/2019).

Namun untuk merealisasikan hal itu diperlukan langkah pemeliharaan dan perpanjangan runway, penambahan appron, taxi way, rapid exit taxi way dan manajemen pengaturan jumlah pesawat yang layak diterima di bandara Ngurah Rai.

“Saat ini pesawat dari mana-mana bisa masuk kesini (bandara Ngurah Rai), pesawat kecil juga masuk. Untuk itu nanti akan kita tugaskan Otban dan Angkasa Pura I Ngurah Rai, melakukan manajemennya. Tidak semua pesawat dan besaran pesawat bisa masuk Ngurah Rai. Karena kita ingin slot disini produktif dan efisien,” Budi Karya Sumadi

BACA JUGA:  Benarkah Bandara Internasional Bali Utara Bakal Muncul di Metavers?

Menhub optimis 35 slot penerbangan tersebut bisa terealisasi, sebab dari awal ia mengetahui perkembangan slot di bandara Ngurah Rai. Dimana semula hanya 25 slot dan kini mampu diatur sehingga naik menjadi 30 slot. Awalnya tidak ada pihak yang menyangka kondosi itu bisa dinaikkan, bahkan kenaikan 30 slot tersebut merupakan prestasi berkat keuletan pihak Angkasa Pura I dan Otban. “Di India saja sudah mampu melayani 45 take off landing, saya yakin ini bisa dilakukan dengan melakukan penyisiran dan pengaturan,”tegasnya.

Untuk merealisasikan hal itu, pihaknya berencana membuat hub penerbangan dari jalur barat dan timur, sebelum ke Bandara Ngurah Rai. Sehingga hub itu akan menampung lebih dahulu pesawat yang kecil dari kedua arah tersebut, untuk kemudian diteruskan ke Bandara Ngurah Rai menggunakan pesawat yang wide body.

BACA JUGA:  Harga Cabe Makin "Pedas", per Kilo Tembus Rp80 Ribu, Pedagang Bumbu Menjerit

Hal itu dilakukan demi memaksimalkan load faktor dan efisiensi ruang di bandara Ngurah Rai. “Dengan tekhnologi kita membuat jarak head way satu pesawat ke pesawat lainnya lebih dekat. Kita juga akan membatasi jam ground pesawat, dalam negeri itu 2 jam dan luar negeri itu maksimal 3 jam,”paparnya. poll

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*