logo-menitini

Bahas APBD 2026, DPRD dan Pemkab Badung Kompak Dorong Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan

image
Bupati Wayan Adi Arnawa didampingi Wabup Bagus Alit Sucipta menghadiri Rapat Paripurna Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Badung di Ruang Sidang Utama Gosana, Lt. III Sekretariat DPRD Kabupaten Badung, Selasa (4/11). (Foto: Humas Badung)

BADUNG,MENITINI.COMBupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Badung dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), yakni Raperda tentang APBD Tahun Anggaran 2026 dan Raperda tentang Pemberian Insentif dan/atau Kemudahan Penanaman Modal, Selasa (4/11/2025) di Ruang Sidang Utama Gosana, Lantai III Sekretariat DPRD Badung.

Rapat Paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti dan turut dihadiri oleh Wakil Ketua dan anggota DPRD, jajaran Forkopimda Badung, pimpinan OPD, pimpinan instansi vertikal, direktur perusahaan daerah, serta tenaga ahli fraksi DPRD.

BACA JUGA:  Perumda Tirta Mangutama Mulai Tuntaskan Masalah Air Bersih di Badung Selatan

Usai rapat, Bupati Adi Arnawa menyampaikan apresiasinya terhadap pandangan umum fraksi-fraksi yang dinilai konstruktif dan penuh masukan positif untuk perbaikan tata kelola pemerintahan di Badung.

“Secara prinsip, masukan dan saran dari fraksi-fraksi akan menjadi bahan pertimbangan kami untuk mengambil langkah-langkah kebijakan, terutama dalam peningkatan tata kelola pemerintahan ke depan,” ujar Adi Arnawa.

Menurutnya, sejumlah langkah yang telah dijalankan pemerintah daerah mendapat apresiasi dari DPRD, terutama dalam akselerasi pembangunan infrastruktur melalui skema pendanaan pinjaman ke pemerintah pusat lewat PT SMI (Persero).

“Mudah-mudahan langkah-langkah ini dapat mempercepat penanganan infrastruktur, sebagai upaya kita menjaga keberlanjutan pariwisata di Badung,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Bupati Badung Raih Penghargaan Upakarya Wanua Nugraha 2025 dari Kemendagri

Adi Arnawa juga menyoroti berbagai isu strategis yang menjadi perhatian DPRD seperti kemacetan, pengelolaan sampah, ketersediaan air bersih, penerangan jalan, alih fungsi lahan, dan kebijakan pajak daerah. Menurutnya, seluruh hal tersebut perlu ditangani bersama demi menjaga daya dukung dan kapasitas Badung sebagai daerah pariwisata internasional.

“Walaupun kita sudah mengajukan rancangan, tidak menutup kemungkinan nanti akan ada perubahan besar yang bisa dilakukan sesuai prioritas hasil pandangan umum fraksi. Saya berterima kasih atas masukan-masukan konstruktif dari DPRD Badung,” pungkasnya.*

  • Editor: Daton
Iklan

BERITA TERKINI

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>