Badung Caka Fest sendiri menampilkan 21 ogoh-ogoh terbaik dari seluruh wilayah Kabupaten Badung. Kegiatan ini juga melibatkan UMKM binaan Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Badung yang telah melalui proses kurasi bersama Komite Ekonomi Kreatif Badung.
Para pelaku UMKM tersebut dilibatkan secara bergantian dalam berbagai event daerah agar memiliki kesempatan yang merata untuk memasarkan produknya. Menariknya, seluruh UMKM yang terlibat tidak dipungut biaya untuk berpartisipasi.
Adi Arnawa mengapresiasi para seniman ogoh-ogoh, komunitas, serta pelaku UMKM yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan Badung Caka Fest.
“Kolaborasi antara kreativitas budaya dan penguatan ekonomi masyarakat seperti ini akan terus kami dorong agar event-event di Kabupaten Badung mampu menjadi penggerak ekonomi sekaligus memperkuat identitas budaya daerah,” ujarnya. (M-011)
- Editor: Daton









