logo-menitini

Awas! Pandemi Merangsang Perilaku Agresif

ilustrasi perilaku agresif

2. Penyebab Umum Perilaku Agresif

Jika kita membicarakan psikologi, pasti terdapat multifaktor yang menyebabkan suatu kondisi. Begitu pula dengan perilaku agresif pada seseorang. Kita tidak dapat menentukan dari satu sisi penyebab saja. Komponen dalam menentukan penyebab antara lain kesehatan fisik, kesehatan mental, struktur keluarga, hubungan interpersonal, lingkungan hidup dan lingkungan kerja, sosio-ekonomi, pengalaman hidup dan pewarisan sifat dari keluarga. Dari semua komponen itu dapat kita tarik garis mana saja yang mencetuskan rasa tidak nyaman , frustasi dan trauma yang dapat disalahtafsirkan menjadi perilaku agresif.

BACA JUGA:  Layanan Kesehatan Mental Digital Dinilai Jadi Solusi Akses dan Stigma di Indonesia

Kenapa bisa salah tafsir? Kejadian ini terkait dengan mekanisme pertahanan diri (coping) masing-masing individu. Jika mekanismenya baik, maka tidak akan sampai menjadi perilaku agresif. Jika mekanismenya buruk, maka akan terjadi perilaku agresif yang tidak disadari. Inilah sebabnya banyak hal yang terdengar tidak masuk akal bagi kita menjadi masuk akal bagi mereka. Terjawab ya contoh pada poin nomer 1.

BACA JUGA:  Antisipasi Super Flu Masuk Bali, Bandara Ngurah Rai Pasang Thermo Scanner
Iklan

BERITA TERKINI

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>