ASN KLH/BPLH Diminta Tak Remehkan Tugas Administratif untuk Jaga Lingkungan

Sekretaris Kementerian Lingkungan Hidup/Sekretaris Utama Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Rosa Vivien Ratnawati, dalam kegiatan penguatan motivasi bertajuk “ASN KLH/BPLH sebagai Garda Terdepan dalam Menjaga Bumi” di Jakarta, Rabu (26/8/2026). (Foto: @KLH/BPLH)

JAKARTA,MENITINI.COM – Aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) diminta tidak menganggap remeh pekerjaan administratif. Ketelitian, akurasi data, dan integritas aparatur dinilai menjadi bagian penting dalam menentukan keberhasilan kebijakan perlindungan lingkungan.

Hal itu disampaikan Sekretaris KLH/Sekretaris Utama BPLH Rosa Vivien Ratnawati dalam kegiatan penguatan motivasi bertajuk “ASN KLH/BPLH sebagai Garda Terdepan dalam Menjaga Bumi” di Jakarta, Rabu (26/8/2026).

Dikutip dari laman KLH/BPLH, Rosa Vivien mengatakan, setiap pekerjaan yang dilakukan ASN memiliki dampak terhadap kualitas pengambilan kebijakan pemerintah. Karena itu, data lingkungan harus disajikan secara valid, sementara laporan pengawasan harus disusun secara jujur dan objektif.

BACA JUGA:  Antisipasi Banjir, Pemkot Denpasar Normalisasi 40 Titik Sungai dan Saluran Air

Menurut dia, kedua hal tersebut menjadi instrumen penting bagi pemerintah dalam menentukan langkah penanganan persoalan lingkungan hingga penindakan terhadap pihak yang melanggar hukum.

“Jangan pernah merasa bahwa pekerjaan kita terlalu kecil untuk memberikan dampak. Kita bekerja tidak hanya secara administrasi, tetapi pakai hati nurani,” tegas Rosa Vivien.

Untuk membangun budaya kerja tersebut, Rosa Vivien menekankan lima karakter yang perlu dimiliki setiap ASN KLH/BPLH. Kelima karakter itu yakni kesadaran ekologis, profesionalisme berbasis sains, integritas tanpa kompromi, semangat kolaborasi, dan keteladanan.

BACA JUGA:  Proyek IMPLI Masuki Tahap Akhir, Pengelolaan Gambut Didorong Tetap Berlanjut

Sementara itu, pakar pengembangan sumber daya manusia (SDM) Wahyu Suprapti mendorong ASN melakukan transformasi dalam menjalankan tugas birokrasi. Hal itu disampaikan melalui materi bertajuk “ASN Transformer: Mengubah Birokrasi, Meningkatkan Pelayanan, Menciptakan Dampak”.

Halaman 1 dari 2
Scroll to Top