Arteta menyesalkan peluang emas yang terbuang, terutama saat Arsenal mampu menekan Liverpool, sang juara bertahan, dan mengontrol tempo permainan.
“Ketika bisa menciptakan situasi di mana ada pemain yang berada di ruang bebas untuk mengoper bola, seharusnya cari pemain lain untuk dioper dan masukkan bolanya ke gawang. Namun, kami tidak melakukan itu,” ucap pelatih asal Spanyol tersebut.
Memasuki babak kedua, performa Arsenal justru menurun. Intensitas pressing melemah, sementara Bukayo Saka dan rekan-rekannya kerap kehilangan bola.
“Saya tidak tahu kenapa bisa begitu. Mungkin karena kelelahan atau apa. Kami tidak bisa menemukan struktur yang tepat untuk menekan lawan,” kata Arteta.
Meski gagal meraih tiga poin, Arteta tetap mengapresiasi kerja keras timnya, terutama di tengah padatnya jadwal pertandingan periode Natal.









