Apes, Gagal Curi Motor di Parkir Pelabuhan Sanur, Muhdi Malah Ditembak Kakinya

Ilustrasi pencuri motor
Ilustrasi pencuri motor. (Foto: Menitini/ANTARA/ist/am.)

DENPASAR,MENITINI.COM-Apes betul nasib pencuri yang satu ini. Hendak mencuri sepeda motor di parkiran pelabuhan Sanur Pantai Matahari Terbit Denpasar, Ahmad Muhdi (31) ditangkap pada Minggu (18/12/2022). Lebih apes lagi, saat diserahkan ke polisi, pria asala Bondowo Jawa Timur itu kakinya dihadiahi timah panas karena hendak mencoba kabur dan melawan.

Kapolsek Denpasar Selatan Kompol Made Teja Dwi Permana menjelaskan pencurian ini dilakukan tersangka seorang diri. Dalam aksinya, tersangka menuntun motor milik Mohamad Rizal Fadli (22) yang saat itu sedang memancing sekitar pukul 19.00 Wita di seputaran pelabuhan bersama kakaknya. Namun kakaknya pergi untuk membeli makanan. Kembali dari membeli makanan, kakaknya memergoki tersangka menuntun sepeda Honda Beat warna hitam dengan Nopol DK 6273 ADI. Sepontan kakaknya berteriak minta bantuan warna dan sekuriti setempat. Dan tersangka Muhdi berhasil ditangkap. Tak lama kemudian, tim opsnal Reskrim Polsek Denpasar Selatan tiba di lokasi dan mengamankan tersangka.

BACA JUGA:  Polisi Bekuk Buronan Kasus Pajak di Bali, Negara Rugi Rp14 Miliar

Dari keterangan, tersangka Ahmad Muhdi mengaku mencuri motor tersebut dengan menggunakan kunci leter T yang sudah dipersiapkan dari rumahnya, dan jika berhasil, motor hasil curiannya itu akan dijual di marketplace. “Tersangka menjual motor curian tersebut di marketplace media sosial,” ujar AKP Yudistira. 

Ahmad Muhdi mengaku sudah dua kali beraksi mencuri sepeda motor. Ia juga mengaku pernah mencuri sepeda motor Honda Scoopy warna pink di daerah Peti Tenget, Kuta Utara Badung dan sudah dijual. Namun saat akan dibawa untuk mencari barang bukti, Ahmad Muhdi malah berusaha melawan petugas, sehingga, polisi mengambil tindakan tegas terukur dengan menembak kaki kanannya, dan akhirnya pelaku dibawa ke Mapolsek dan dilakukan penahanan. (M-011)

BACA JUGA:  Ahli Keuangan Negara Beri Keterangan dalam Sidang Perkara PT Duta Palma Group

Editor: Daton