Sebagai informasi, Kementerian Kesehatan mencatat hingga akhir Desember 2025 terdapat 62 kasus influenza A (H3N2) subclade K yang tersebar di delapan provinsi. Jumlah kasus terbanyak dilaporkan berada di Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat.
Aktivasi kembali sistem deteksi di bandara ini diharapkan menjadi bagian dari strategi perlindungan kesehatan masyarakat, sekaligus memperkuat pengawasan penyakit menular di tengah tingginya mobilitas penumpang udara.*
- Editor: Daton









