logo-menitini

Mudahkan Akses Pemedek, akan Dibangun Jalan Terusan di Areal Bawah Pura Rambut Siwi

bupati tamba
Bupati Jembrana I Nengah Tamba saat meninjau kawasan Pura Luhur Rambut Siwi, Rabu (19/6/2024). (Foto: Istimewa)

JEMBRANA,MENITINI.COM-Untuk memudahkan akses masyarakat untuk bersembahyang dan melaksanakan yadnya, Pemkab Jembrana akan membangun jalan terusan menuju areal bawah dikawasan suci Pura Luhur Rambut Siwi.

Jalan itu menghubungkan dengan Pura Segara, Pura Goa Dasar, dan Pura Goa Tirta yang berada di kaki tebing Pura Luhur Rambut Siwi. Kondisi curam dan beratnya medan menuju lokasi di bawah selama ini, menyulitkan akses Pemangku dan Pemedek.

Hal tersebut disampaikan Bupati I Nengah Tamba saat meninjau lokasi tersebut, Rabu (19/6/2024).  Pihaknya mengatakan rencana pembukaan akses jalan tersebut usai memperoleh usulan krama pengempon pura dan masyarakat sekitar saat melaksanakan persembahyangan akses yang dilalui sangat sulit mengingat letak pura berada di kaki tebing.

BACA JUGA:  Belajar dari Banjir Besar 2025, BPBD Bali Pasang Alarm Dini Banjir di Kota Denpasar

“Setelah memperoleh hasil diskusi dan putusan seluruh pengempon dan masyarakat di sini. Kita sepakat untuk membuatkan akses jalan turun ke pantai dan hari ini hasil tender sudah ada pemenangnya dengan anggaran sekitar hampir 3 miliar,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati Tamba mengatakan bahwa anggaran yang digunakan untuk pembuatan akses jalan tersebut berasal dari dana BKK Kabupaten Badung.

“Untuk itu, saya berterima kasih kepada Bupati Badung, Pemkab Badung dan masyarakat Badung itu sendiri. Kita ingin di samping akses jalan ini untuk kepentingan keagamaan juga bisa sebagai destinasi wisata mengingat pemandangan yang disuguhkan sangat luar biasanya sekali,” ucapnya.

BACA JUGA:  Respons Cepat Polisi Gagalkan Dua Percobaan Bunuh Diri di Jembatan Tukad Bangkung

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Jembrana, I Wayan Sudiarta menuturkan secara teknis pembangunan akses jalan simpang Pura Luhur Rambut Siwi menuju 3 pura yang berada di kaki tebing sudah sesuai perhitungan dan segi perencanaannya.

“Untuk lebar jalan sendiri, kurang lebih 10 meter sehingga memudahkan akses lalu lintas pemedek saat melaksanakan persembahyangan terutama saat piodalan,” ujarnya. (M-011)

  • Editor: Daton
Iklan

BERITA TERKINI

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>