8 Tips Makan Sehat Jelang Idul Fitri

Tetap Makan Sehat Saat Idul Fitri - pexels

DENPASAR, MENITINI.COM – Tak terasa sepekan lagi adalah puasa Ramadhan berakhir. Idul Fitri sudah makin dekat. Momen Idul Fitri adalah kesempatan yang menggembirakan, apalagi dengan kesempatan beribadah yang sudah makin bebas sejak awal pandemi.

Idul Fitri ditandai dengan semangat antusiasme yang besar di seluruh dunia dan banyak suguhan lezat yang secara alami ingin Anda nikmati setelah sebulan berpuasa. Memang tidak ada salahnya menikmati sajian mewah ini dalam porsi kecil, namun terlalu memanjakan dapat memberikan kejutan yang luar biasa juga bagi tubuh Anda setelah sebulan dalam mode puasa.

Mengkonsumsi banyak makanan padat energi dapat menyebabkan gangguan pencernaan, sakit perut, kembung, penambahan berat badan dan kadar glukosa darah tinggi. Berikut adalah beberapa tips makan sehat sederhana untuk memastikan Idul Fitri Anda sehat dan bebas resiko!

1. Makan dengan Perlahan

Setelah sebulan penuh pengabdian dan pengendalian diri, mudah untuk makan berlebihan jika berhadapan dengan suguhan lezat. Makanlah perlahan dan fokus pada rasa. Kekayaan rasa dan sensasi mengunyah setiap suap akan membantu Anda mendapat energi lebih optimal dalam menjalani hari.

2. Kontrol Porsi

Sebelum melahap suguhan, tetapkan pedoman untuk diri Anda sendiri tentang apa dan berapa banyak yang akan Anda makan. Pedoman ini akan membantu mencegah makan berlebihan. Cobalah untuk tidak menumpuk makanan di piring Anda dalam waktu bersamaan. Anda mungkin merasa tertekan untuk memakannya karena alasan sungkan. Jangan lupa imbangi dengan asupan sayur apalagi setelah makanan berat bersantan dan berlemak tinggi. Tolaklah dengan halus apabila kapasitas perut sudah mulai penuh.

BACA JUGA:  Rencana Penerapan PSBB, Permintaan Jet Pribadi Cenderung Naik

3. Kendalikan Asupan Manis

Asupan manis membuat cepat kenyang namun cepat lapar dalam waktu singkat. Cobalah untuk mengkonsumsi beberapa kurma kering dengan kenari, atau manisan buah kering sebelum Anda memulai asupan manis lainnya. Hal ini akan membantu Anda memuaskan hasrat manis Anda dan tidak berlebihan.

4. Camilan buatan sendiri

Cobalah membuat camilan sendiri untuk memastikan lebih sehat dan tanpa mengorbankan rasa. Misalnya, gunakan pemanis buatan, madu atau sirup kurma sebagai pengganti gula atau sirup gula. Pilih tepung gandum utuh alih-alih tepung putih. Bisa juga gunakan sari buah untuk rasa lebih segar. Upayakan proses pengolahan camilan sesederhana mungkin sehingga tidak merusak nutrisi alami berlebihan.

5. Tinggalkan meja selesai makan

Setelah Anda menikmati bagian terlezat dari berkat Idul Fitri, tinggalkan meja sehingga Anda tidak tergoda untuk mencoba lebih banyak makanan padahal kapasitas perut sudah menjerit. Pedomannya, selalu makan makanan inti maksimal 70% kenyang. Sisakan ruang kosong untuk menampung camilan atau hidangan penutup sehingga pencernaan tidak bekerja terlalu berat.

6. Pantau Gula Darah

Periksa kadar gula darah Anda lebih teratur. Hal ini tidak berlaku hanya untuk kepala 4 keatas. Bagi kaum muda terutama dengan gaya hidup sedenter dan beresiko juga penting untuk memantau gula darah.  Jika Anda memiliki kadar gula darah tinggi (>15mmol/L), Anda mungkin berisiko mengalami dehidrasi parah. Akibatnya Anda merasa mudah mengantuk, bingung dan membutuhkan perhatian medis segera. Bicaralah dengan tenaga kesehatan bila Anda sudah beresiko. Patuhi nasihat tentang pengelolaan kadar gula serta jangan lupa konsumsi obat dengan teratur.

BACA JUGA:  Sore Ini Kemenag Gelar Sidang Isbat, Tentukan 1 Ramadhan

7. Jalan Seusai Makan

Jalan-jalan seusai makan dapat secara positif memengaruhi suasana hati Anda dan membantu mengatur nafsu makan Anda. Olahraga melepaskan hormon bahagia yang dapat membuat Anda merasa merasa lahir baru dan tetap mengendalikan resiko diabetes. Olahraga meningkatkan pengambilan glukosa oleh otot dan sensitivitas insulin tubuh, sehingga insulin dapat bekerja lebih optimal.

8. Minum Air Putih Setiap Makan

Baik saat berpuasa maupun tidak, hidrasi yang cukup adalah kunci utama. Ketika tidak lagi berpuasa, tubuh perlu bantuan untuk mengeluarkan gula dan lemak jahat dari sistem. Minumlah air putih sesering mungkin walau cuaca tidak terik. Idealnya cobalah untuk minum satu cangkir air setiap jam. Manfaat lain dari konsumsi air putih yang cukup yaitu mencegah craving atau keinginan untuk makan terus menerus tanpa kontrol. (M-010)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*