logo-menitini

40 Persen Guru di Indonesia Gunakan Pinjaman Online, Ini Penjelasan Ketum PGRI

Ketua-Umum-Pengurus-Besar-(PB)-Persatuan-Guru-Republik-Indonesia-(PGRI),-Prof.-Dr.-Unifah-Rosyidi,-M.Pd.
Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd. (Foto: M-009)

AMBON, MENITINI.COM – Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) pusat, Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd mengatakan, ada alarm terhadap kesejahteraan para guru di Indonesia. Hal itu ditandai dengan 40 persen guru terlibat Pinjaman Online (Pinjol).

“Data ini kami terima dari dua sumber, yang pertama hasil survei salah satu TV swasta dan yang kedua kalau tidak salah OJK. Bahwa, guru di Indonesia 40 persennya terlibat menggunakan aplikasi Pinjol ini,” ungkap Unifah, di sela-sela Workshop Transformasi Digital PGRI Maluku dan Maluku Utara yang dipusatkan di Kota Ambon, Senin (11/9/2023).

BACA JUGA:  Bupati Badung Rancang Beasiswa SMA dan S1 untuk Anak Petani dan Nelayan

Unifah mengatakan, fakta itu membuktikan bahwa kesejahteraan guru amatlah memprihatinkan. Padahal, guru bertanggungjawab untuk masa depan bangsa.

“Jadi sudah saatnya, pemerintah pusat, pemerintah daerah lebih serius memberikan kesempatan bagi guru untuk berkembang,” imbuh Ketum PGRI.

Wanita kelahiran 5 April 1962 ini mengatakan,  jika ada sebutan upah guru minimum, maka tidak ada upah minimum bagi guru.

BACA JUGA:  Pemprov Bali Dorong Pendidikan Aksara Bali, Pelajar Diminta Kuasai Keyboard Digital

“Bagaimana kita menuntut standar pendidikan yang bermutu,” sebut Unifah. 

Jebolan S3 di bidang Administrasi Publik FISIP UI berharap, ada rancangan dan desain yang konfrehensip untuk penyelesaian tenaga-tenga honorer, tutupnya.  M-009)

  • Editor: Daton
Iklan

BERITA TERKINI

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>