Senin, 15 Juli, 2024

Motor Hunter Scrambler SK500. Foto: Istimewa)

JAKARTA,MENITINI.COM-Pemohon SIM C1 akan menggunakan motor Hunter Scambler SK500 untuk ujian praktek. SIM C1 merupakan SIM untuk pengendara sepeda motor dengan kubikasi 250-500 cc.

Hunter Scrambler SK500 ini memiliki panjang 2.156 mm, lebar 850 mm, jarak sumbu roda 1.460 mm dan tinggi jok 820 mm dengan bobot yang cukup berat, mencapai 178 kilogram.

Gunung Merapi Semburkan Awan Panas

Hari Kedua di Provinsi Lampung, Presiden Jokowi Kunjungi Lampung Barat dan Tanggamus

Jembrana Uji Coba Mesin Pengolah Sampah, Kapasitas 300 Ton Per Hari

Jembrana Gencar Promosi Pariwisata Dengan Misi Penjualan Mini

Kaki-kakinya tergolong cukup kuat dengan menggunakan suspensi KYB untuk depan dan belakang, khusus bagian belakang menggunakan lengan ayun jenis mono atau single arm dan pengereman dengan rem cakram ganda untuk depan dan satu di belakang.

Untuk kepentingan ujian SIM C – 1, Scrambler SK500 menggunakan mesin 471 cc DOHC 2-silinder parallel twin dengan tenaga 48,2 daya kuda dan torsi 44 Nm dengan teknologi transmisi manual 6-percepatan.

Fabio Di Giannantonio dan Maeco Bezzecchi akan Gelar Meet & Greet di Canggu Bali, Catat Tanggalnya!

Wahh, Mobil-Mobil Cina sudah Kuasai Pasar Rusia

Biar Aman Beli Mobil Baru, Ikuti Panduan Ini!

Komunitas Club Motor YNCI Diingatkan Edukasi Safety Reading

Penggolongan SIM di Indonesia sudah diatur melalui Peraturan Kepolisian Republik Indonesia (Perpol) Nomor 5 Tahun 2021 yang mencakup tentang Penerbitan dan Penandaan Surat Izin Mengemudi (SIM).

Menurut aturan Korlantas Polri yang diberlakukan untuk SIM C dibagi berdasarkan 3 golongan. SIM C hanya untuk motor dengan kapasitas isi silinder kurang dari 250 cc. Kemudian SIM C I untuk motor di atas 250 cc – 500 cc serta motor tenaga listrik, dan SIM C II untuk motor >500 cc dan motor listrik. (Sumber: Humas Polri)

BACA JUGA:  Riset IMD Future Readiness 2024: Tesla Masih Jawara Mobil Paling Inovatif, Namun Dibayangi Produsen China