logo-menitini

Vladimir Putin Nyatakan Ukraina Harus Bertanggung Jawab Atas Jebolnya Bendungan Kakhovka

Ribuan rumah di wilayah Kherson terendam banjir setelah bandungan Kakhovka jebol akibat serangan
Ribuan rumah di wilayah Kherson terendam banjir setelah bandungan Kakhovka jebol akibat serangan. (Foto: Net)

JAKARTA– Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan bahwa dirinya yakin Ukraina yang harus bertanggung jawab atas bendungan Kakhovka jebol. Hal itu ia sampaikan hanya beberapa jam sejak Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengeluarkan kecaman atas serangan Rusia yang membuat bendungan Kakhovka jebol.

Putin menuduh Ukraina menghancurkan bendungan Kakhovka atas saran Barat. Ia mengatakan hal tersebut merupakan kejahatan perang paling biadab.

Kremlin dalam pernyataannya yang mengutip kata-kata Putin, mengatakan bahwa Rusia menolak tudingan Ukraina dan menuduh Ukraina yang berada di balik bencana itu.

BACA JUGA:  Indonesia - Australia Tandatangani Traktat Keamanan Bersama, Prabowo: Pilar Stabilitas Indo-Pasifik

“Presiden Vladimir Putin menyatakan bahwa otoritas Kyiv, atas saran kurator barat mereka, masih membuat taruhan berbahaya pada eskalasi permusuhan, melakukan kejahatan perang, secara terbuka menggunakan metode teroris,” ujar Kremlin, seperti dikutip dari The Guardian.

“Contoh yang jelas dari ini adalah tindakan biadab untuk menghancurkan (bendungan Kakhovka) dan pembangkit listrik tenaga air Kakhovka di wilayah Kherson yang menyebabkan bencana lingkungan dan kemanusiaan berskala besar,” lanjutnya.

BACA JUGA:  Indonesia - Australia Tandatangani Traktat Keamanan Bersama, Prabowo: Pilar Stabilitas Indo-Pasifik

Bendungan Kakhovka era Soviet yang bersejarah dan menjadi fasilitas penting, jebol pada dini hari Selasa, menyebabkan air banjir melintasi medan pertempuran di Ukraina selatan. Ukraina menyalahkan Rusia karena meledakkannya, sementara Rusia mengatakan bahwa Ukraina menyabotase bendungan itu untuk menyempitkan pasokan air ke Krimea. *

  • Editor: Daton
Iklan

BERITA TERKINI

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>