Vatikan Kanonisasi Martir Awam Pertama Asal India, Siapa Dia?

Lazarus Pillai, martir awam India pertama - vaticannews

DENPASAR, MENITINI.COM – Tahta Suci Vatikan kembali memberikan kanonisasi bagi orang suci seluruh dunia. Tahun ini merupakan yang pertama setelah tertunda akibat pandemi. Dalam momen ini, Paus Fransiskus akan memberi kanonisasi pada 10 orang suci. Menariknya, dari kesepuluh kandidat yang akan menjalani kanonisasi ada satu sosok dari India. Ya, Beato Lazarus Pillai, yang memiliki nama lain Devasahayam Pillai, akan menjadi martit awam pertama asal India yang akan secara resmi menyandang gelar Santo. Ia menjadi martir karena memegang teguh imannya hingga wafat 270 tahun yang lalu di negara bagian Tamil Nadu. Siapakah dia? Bagaimana seseorang berasal dari negara mayoritas Hindu menjadi Santo?

BACA JUGA:  Kemeriahan Malam Paskah di Gereja MBSB Nusa Dua

Kehidupan Awal

Lahir pada 23 April 1712, dengan nama Neelakanda Pillai, di desa Nattalam dari keluarga berkasta terpandang. Devasahayam bertugas di istana Raja Hindu India selatan yang kerajaannya membentang dari Distrik Kanyakumari di negara bagian Tamil Nadu saat ini, hingga Cochin di negara bagian Kerala. Dalam masa jabatannya, ia bertemu dengan salah satu kapten kapal Belanda yang bertugas menaklukkan daerahnya. Karena kemurahan hati raja, Kapten Eustachius De Lannoy mendapat pengampunan dan menjadi komandan tepercaya hingga berhasil memenangkan beberapa pertempuran. Selama periode ini, mereka menjadi sahabat dekat.

Devasahayam mendapatkan pencerahan karena keimanan De Lannoy. Ia mendapatkan panggilan pribadi untuk mendapat baptisan pada 1745 di gereja Katolik desa Vadakkankulam oleh imam Jesuit Pastor R. Bouttari Italus . Nama baptis yang ia pilih adalah Lazarus atau Devasahayam dalam bahasa lokal, yang berarti ‘Tuhan adalah pertolonganku’. Tidak sendiri, istrinya turut mendapat baptisan dan mengambil nama Gnanapoo yang berarti Theresa.

BACA JUGA:  Cerita Padre Marco, Satu Jam Bersama Jusuf Kalla di Vatikan

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*