logo-menitini

Transformasi Enam Pilar Sistem Kesehatan, Global Oncology Summit 2023 Bahas Penyakit Kanker

oncologi
Dari kiri: Direktur Kalbe Farma Sie Djohan, Mulialie, Presiden Direktur PT Kalbe Farma Tbk, Vidjongtius, Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kefarmasian Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Dr.Dra.Lusia Rizka Andalucia, Advisor Biomedical and Genome Science Initiative Kemenkes Dr. Ines Irene Caterina Atmosukarto, Ph.D. (Foto: Ist)

Acara Global Oncology Summit 2023 merupakan salah satu dukungan terhadap transformasi kesehatan dari pemerintah, yang kali ini khusus membahas terkait kanker yang merupakan salah satu penyakit berbahaya. Banyak sekali hal yang bisa dilakukan, secara spesifik dalam penanganan penyakit tersebut, mulai dari deteksi dini, produksi, pengujian laboratorium, penelitian, riset sampai pada teknologi baru. 

BACA JUGA:  Kemenkes Sambut Putusan MK Perkuat KKI dan Kolegium untuk Jamin Mutu Layanan Kesehatan

Kalbe bersama pemangku kepentingan lain, termasuk pemerintah dapat membangun kemampuan yang ada di Indonesia, menyangkut komponen dalam negeri karya anak bangsa dalam meningkatkan kemampuan secara terus-menerus. “Ini menjadi komitmen, karena tidak hanya berbicara sekali saja tapi terus menerus. Edukasi dan membangun ekosistem harus terus menerus. Kita selalu mengajak semua pihak pelaku industri kesehatan di Indonesia dan luar negeri untuk berkolaborasi,” imbuhnya. (M-003)

  • Editor: Daton
BACA JUGA:  Menkes Terbitkan Permenkes KLB dan Krisis Kesehatan, Atur Karantina hingga Pendanaan
Iklan

BERITA TERKINI

Bupati Wayan Adi Arnawa saat melantik dan mengambil sumpah jabatan 234 pejabat di lingkungan Pemkab Badung, Rabu (11/2),

Bupati Badung Lantik 234 Pejabat

“Sebagai daerah bertaraf internasional, kita harus mulai mengubah paradigma lama. Reformasi birokrasi harus mengedepankan kinerja

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>