TP. PKK dan Kesbangpol Badung Gelar Studi Komprehensif ke Jakarta

Nyonya Rasniathi Adi Arnawa memimpin rombongan TP. PKK Kabupaten Badung bersama Kesbangpol Kabupaten Badung melaksanakan studi komprehensif ke 2 lembaga tinggi negara di Jakarta, Rabu (28/10). (Foto: Humas Badung)

JAKARTA,MENITINI.COM – Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Badung bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Badung melaksanakan studi komprehensif ke 2 lembaga tinggi negara di Jakarta, Rabu (28/10). Kementerian Pertahanan RI (Kemhan) serta Kementerian Dalam Negeri RI (Kemendagri) menjadi tujuan utama dalam penguatan nilai-nilai kebangsaan tersebut.

Kunjungan ini dipimpin langsung Ketua TP. PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, didampingi Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Badung, Ida Bagus Putu Mas Arimbawa beserta jajaran pengurus. Agenda ini bertujuan memperkuat pemahaman mendalam mengenai bela negara, karakter, ideologi, serta wawasan kebangsaan yang dapat diimplementasikan di Kabupaten Badung melalui sinergi pemerintah daerah dan masyarakat.

BACA JUGA:  Pemkab Badung Distribusikan Logistik di 38 SPBU

Saat mendatangi Kemhan RI, rombongan Badung diterima langsung oleh Direktur SDM Ditjen Pothan Kemhan RI, Brigadir Jenderal TNI R. Yoga Raharja. Dalam sambutannya, Brigjen Yoga menyambut baik inisiatif tersebut dan menekankan bahwa bela negara merupakan tanggung jawab seluruh warga negara. Aksi nyata ini tidak hanya mencakup pertahanan militer, melainkan juga melalui sikap cinta tanah air, menjaga persatuan, kepedulian sosial, serta kontribusi aktif dalam pembangunan daerah.

Usai dari Kemhan, rombongan melanjutkan studi ke Direktorat Bina Ideologi, Karakter, dan Wawasan Kebangsaan Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri RI. Di sana, mereka disambut hangat oleh Direktur Bina Ideologi, Karakter, dan Wawasan Kebangsaan, Ir. Edison Suagian, yang didampingi Kasubdit Bela Negara, Ni Putu Myari Artha. Edison mengapresiasi tinggi komitmen TP. PKK dan Kesbangpol Badung dalam memperkuat pilar kebangsaan di masyarakat, dan menegaskan bahwa bela negara bersentuhan erat dengan pembentukan karakter sehari-hari.

Halaman 1 dari 2
Scroll to Top