Tak Hanya Pasien Usia Lanjut, Bocah 9 Tahun di Bogor Meninggal Akibat Virus Corona

Tim medis simulasi tangani pasien MERS-CoV (Suara.com/Shevinna Putti)

KABUPATEN BOGOR, MENITINI.COM – Kasus kematian akibat virus corona atau covid-19 di Kabupaten Bogor bertambah dua orang.

Dua pasien dalam pengawasan (PDP) meninggal dunia di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

“Kasus PDP meninggal dunia bertambah 2 kasus,” ucap Bupati Bogor Ade Yasin melalui keterangan tertulis kepada Kompas.com, Senin (6/4/2020).

Ade mengatakan, 2 pasien PDP tersebut masing-masing adalah seorang laki-laki berusia lanjut dan seorang remaja perempuan.

Keduanya merupakan warga asal Kecamatan Cibinong.

“Dua-duanya asal Cibinong, pertama usia 67 dan perempuan 9 tahun,” ujar Ade.

Ade mengatakan, jumlah ini mengonfirmasi angka kematian terbanyak bagi pasien PDP, setelah sebelumnya ada 7 kasus PDP yang meninggal dunia.

BACA JUGA:  54 PMI Asal Denpasar Akhiri Masa Karantina, Sumbang APD ke Pemerintah Kota

“Total PDP meninggal dunia ada 9 orang,” kata Ade.

Saat ini, orang dalam pemantauan (ODP) di Kabupaten Bogor total berjumlah 772 orang.

Sebanyak 491 orang di antaranya sudah dinyatakan selesai pemantauan atau aman dari virus corona.

Selain itu, jumlah pasien positif corona bertambah menjadi 21 kasus.

Terdapat 3 pasien positif corona yang meninggal dunia.

Namun, ada 3 yang sudah sembuh.

Saat ini terdapat 8 kecamatan yang menjadi zona merah Covid-19 di Kabupaten Bogor, yakni Kecamatan Bojonggede, Cibinong, Gunung Putri, Parung Panjang, Cileungsi, Jonggol, Ciampea dan Ciomas.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “2 PDP Meninggal di Kabupaten Bogor, Salah Satunya Remaja 9 Tahun”

BACA JUGA:  Desiminasi Audit Kasus Stunting 2022, Wabup Ipat Target 8,35% Prevalensi Balita Stunting di Jembrana

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*