Sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih Sampaikan Prioritas Kerja Usai Dilantik Prabowo

Presiden Prabowo Subianto melantik sejumlah menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 1 Oktober 2026.
Presiden Prabowo Subianto melantik sejumlah menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 1 Oktober 2026. (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev)

JAKARTA, MENITINI.COM – Presiden Prabowo Subianto melantik sejumlah menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Usai pelantikan, sejumlah menteri menyampaikan pandangan serta prioritas kerja yang akan dijalankan dalam mengemban amanah baru di pemerintahan.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Sugiono menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Presiden Prabowo. Ia mengatakan akan segera melakukan koordinasi untuk mendalami berbagai agenda dan pekerjaan rumah di Kemenko PMK.

“Tentu saja setelah ini saya berkoordinasi dengan Pak Pratik untuk mendalami kemudian membahas hal-hal yang menjadi pekerjaan rumah di Kementeriaan Koordinator PMK,” ujar Sugiono.

BACA JUGA:  World Cleanup Day 2026, Pemkab Badung Gelar Aksi Bersih Lingkungan di Kawasan Mangrove

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir menyoroti situasi global yang dinilai semakin kompleks. Kondisi tersebut, kata dia, menghadirkan tantangan besar bagi diplomasi Indonesia.

Meski demikian, Arrmanatha menegaskan Indonesia memiliki landasan politik luar negeri yang konsisten untuk menghadapi berbagai perkembangan global.

“Tentunya situasi global saat ini dinamikanya tidak sederhana. Jadi tantangan yang kita hadapi sangat besar. Tentu suatu hal yang kita juga syukuri bahwa Polugri Indonesia itu selalu konsisten,” katanya.

BACA JUGA:  Timnas Indonesia Wajib Menang Lawan Bangladesh

Arrmanatha menegaskan politik luar negeri bebas aktif tetap menjadi pijakan Indonesia. Dalam menjalankan tugasnya sebagai Menteri Luar Negeri, ia juga akan melanjutkan berbagai kebijakan diplomasi yang sebelumnya dijalankan Sugiono.

Halaman 1 dari 2
Scroll to Top