Di grup lain, China selaku unggulan pertama berada di Grup A bersama Thailand dan Makau. Dengan demikian, Indonesia dipastikan tidak akan berhadapan dengan tuan rumah pada fase grup.
Sementara itu, tantangan tak kalah berat juga menanti tim putri Indonesia. Skuad Merah Putih tergabung di Grup X bersama Jepang dan Hong Kong. Jepang dikenal sebagai salah satu kekuatan dominan bulu tangkis putri Asia, baik di sektor tunggal maupun ganda, sehingga menjadi lawan terberat di fase awal.
Meski demikian, peluang Indonesia tetap terbuka. Di sektor ganda putri, Indonesia memiliki pasangan-pasangan potensial seperti Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari serta Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum. Pada sektor tunggal, Putri Kusuma Wardani dan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi diharapkan mampu menyumbang poin krusial. Indonesia juga relatif lebih diunggulkan saat menghadapi Hong Kong, meski kewaspadaan tetap dibutuhkan mengingat karakter turnamen beregu yang kerap menghadirkan kejutan.









