logo-menitini

Sampah Plastik masih Menjadi Masalah Besar di Tahura Ngurah Rai

Penanaman dan pembersihan sampah hutan Mangrove Bali
Penanaman dan pembersihan sampah hutan Mangrove Bali

Menurut Subandi, sampah tersebut diairi dari hulu, masuk melalui muara ke laut, dan dari laut kemudian diseret ombak dan arus laut masuk ke areal mangrov. Karena datang bersama air laut maka seringkali masuk sampai di akar-akar paling dalam dari Mangrove tersebut. Kondisi ini hampir merata mulai dari Kedongan, Suwung, Benoa hingga ke beberapa areal lainnya. Bila dibiarkan terlalu lama maka akan merusak Mangrove dan bisa menimbulkan lagu dan mati.

BACA JUGA:  Pemerintah Cabut Izin 28 Perusahaan Bermasalah di Kawasan Hutan

Solusinya adalah agar masyarakat tidak lagi membuang sampah ke sungai, selokan, got yang akhirnya terbawa hingga ke muara dan ke laut. “Gubernur Bali sudah mencanangkan pengolahan sampah berbasis sumber. Namun sepertinya tidak didukung oleh pemahaman, dan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya pengolahan atau pemilahan sampah berbasis sumber,” ujarnya. Akibatnya masyarakat tetap saja membuang sampah di berbagai tempat dan tidak terurus dengan baik. Hasil akhirnya sampah dan terutama sampah plastik sampai ke laut dan ke Mangrove di Tahura Ngurah Rai.

BACA JUGA:  KLH Hentikan Paksa Sumber Emisi di 8 Perusahaan Besar Jabodetabek
Iklan

BERITA TERKINI

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>