Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar, Ni Luh Putu Riyastiti, menambahkan bahwa pembangunan pariwisata di Denpasar kini diarahkan pada prinsip keberlanjutan dengan menyeimbangkan aspek ekonomi, sosial, budaya, dan lingkungan.
Ia menegaskan, sektor horeka memiliki peran strategis dalam penerapan pengelolaan sampah berbasis sumber, mulai dari pemilahan, pengurangan plastik sekali pakai, hingga pengolahan sampah organik.
Kegiatan tersebut melibatkan sekitar 90 peserta yang terdiri dari pelaku usaha pariwisata, tokoh masyarakat, akademisi, serta komunitas lingkungan. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu mempercepat terwujudnya sistem pengelolaan sampah yang optimal di Denpasar.
Dengan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, Denpasar menargetkan terciptanya lingkungan pariwisata yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. (M-011)
- Editor: Daton









