Romo Babey: Merawat Keberagaman Bukan Hanya Kewajiban, Tapi Panggilan

Ketua Flobamora Bali, Yosep Yulius Diaz bertanya kepada narasumber saat Dialog Publik Merajut Keindonesiaan di Gereja Katolik Katedral Roh Kudus Denpasar, Jumat (6/9/2019)

DENPASAR, MENITINI.COM Kementerian Informasi dan Komunikasi RI bekerjasama dengan RRI Denpasar dan Gereja Katolik Katedral Roh Kudus Denpasar menggelar Dialog Publik Merawat Indonesia Sebagai Perekat Kebangsaan, di pelataran utama Gereja Katolik Katedral Roh Kudus Denpasar, Jumat (6/9/019).

Dialog publik yang disiarkan secara langsung RRI Denpasar ini menghadirkan sejumlah pembicara antara lain; Ketua FKUB Indonesia, Ida Pangelingsir Agung Putra Sekahet, Pangdam IX Udayana yang diwakili Kolonel Suprihanto, Staf Ahli Sistem Pertahanan Negara, Kodam IX Udayana dan Kombes Komang Suartana, SH, SIK, Direktur Bimas Polda Bali mewakili Kapolda Bali. Juga Sekjen Kominfo RI, Dra. Rosarita Widastuti yang diwakili Didik Sadakta Kasubdit Pertahanan Informasi Kominfo.

BACA JUGA:  Pemerintah Pusat Gelontorkan Rp 103 Miliar Pembangunan Tiga TPST di Denpasar

Dalam Laporannya, Kepala LPP RRI Denpasar, Sophiah Endang Widyowati mengatakan dialog ini merupakan kerjasama Kominfo dan RRI untuk mencerdaskan bangsa. “Pesertanya 250 orang dari berbagai elemen masyarakat. Penyelenggaraan ini bermanfaat bagi. Kegiatan ini disiarkan langsung oleh RRI Programa I, 88,6 MHz,” kata Sophia Endang Widyowati

Advertisements
Romo Babey dan Kombes Komang Suartana, Direktur Bimas Polda Bali foto bersama usai dialog

Pastor Paroki Katedral Roh Kudus Kudus Denpasar, RD Herman Yoseph Babey, Pr dalam sapaan selamat datang mengatakan, Gereja Katolik sangat senang dan menjadi tempat untuk dialog publik merawat Indonesia tanpa memandang etnis. “Gereja Katolik senang menjadi tuan rumah bagi siapa pun.Kita anak kandung negeri yang nama Indonesia. Kita harus bangga karena keberagaman. Keberagaman tenunan khas Indonesia. Merawat keberagaman bukan hanya kewajiban tapi panggilan,” kata Direktur Pusat Pastoral Keuskupan Denpasar.

Ia menambahkan,keretakan kebangsaan tak mudah rusak kalau terus menerus dirawat. Aneka perbedaan jangan sebagai saingan tapi anugerah. “Dalam kebersamaan kita tegakkan Indonesia. Dan Pancasila dapat mengatasi tantangan. Pancasila anugerah terindah. Sikap dan tindakan harus mencerminkan Pancasila. saling menghormati tanpa meniadakan yang lain. Tanpa mengusik iman yang lain,”kata Romo Babey sapaannya. poll

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*