Proyek RDMP Balikpapan tercatat memiliki nilai investasi sebesar USD 7,4 miliar atau setara Rp123 triliun. Melalui proyek ini, kapasitas pengolahan minyak mentah di Kilang Balikpapan meningkat signifikan, dari sebelumnya 260 ribu barel per hari menjadi 360 ribu barel per hari.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dalam laporannya menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas tersebut juga diikuti dengan peningkatan kualitas produk kilang. RDMP Balikpapan kini mampu menghasilkan bahan bakar minyak dengan standar Euro 5 yang lebih ramah lingkungan.
“Yang sekarang sudah menuju kepada setara dengan Euro 5, dan ini menuju kepada net zero emission. Nah, ini ada yang bagus Pak Presiden. Jadi dengan RDMP ini, kita bisa menghemat devisa kurang lebih sekitar Rp60 triliun lebih,” kata Bahlil.
Dengan beroperasinya RDMP Balikpapan, pemerintah berharap ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak dapat ditekan, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam menjaga ketahanan energi nasional secara berkelanjutan.*
- Editor: Daton









