JAKARTA,MENITINI.COM – Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Syahganda Nainggolan dan Wakil Kepala Bakom Fadli Tri Hartono ke kediamannya, Minggu (4/10/2026) sore.
Pertemuan tersebut membahas penguatan peran Bakom dalam membangun komunikasi pemerintah yang lebih dekat dengan masyarakat.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan, Presiden Prabowo memberikan perhatian khusus terhadap penyampaian program dan kebijakan pemerintah kepada publik. Komunikasi pemerintah, kata dia, tidak hanya harus menjelaskan program, tetapi juga manfaat yang dirasakan masyarakat.
“Dalam pertemuan tersebut, Presiden berdiskusi mengenai penguatan peran Badan Komunikasi Pemerintah dalam menyampaikan program, hasil, dan manfaatnya kepada masyarakat, sekaligus membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat,” ujar Teddy dalam keterangan tertulis.
Presiden juga menekankan penggunaan bahasa yang sederhana agar informasi pemerintah mudah dipahami masyarakat. Menurutnya, komunikasi tidak cukup hanya menjelaskan apa yang dikerjakan pemerintah, tetapi juga arah dan pemikiran di balik setiap kebijakan.
Selain menjadi penyampai informasi, Bakom diharapkan menjalankan fungsi komunikasi dua arah. Lembaga tersebut diminta menjadi jembatan untuk menyerap aspirasi, masukan, keluhan, hingga kritik masyarakat.
Masukan tersebut selanjutnya dapat diteruskan kepada kementerian dan lembaga terkait, termasuk kepada Presiden.
“Presiden juga mengingatkan agar Badan Komunikasi Pemerintah tidak hanya menyampaikan informasi kepada masyarakat, tetapi juga mendengarkan masukan, keluhan, dan kritik masyarakat,” kata Teddy.

