Polisi Terus Buru Pembuang Bayi di Payangan, Gianyar

Polisi melakukan pemeriksaan trhadap jasad bayi di Puskesmas Payangan
Polisi melakukan pemeriksaan terhadap jasad bayi di Puskesmas Payangan, Gianyar. (Foto: Ist)

GIANYAR-MENITINI.COM-Pelaku pembuang bayi di Kecamatan Payangan, sampai saat ini
Kepolisian Sektor (Polsek) Payangan, Gianyar Bali menyebar anggotanya untuk memburu pelaku pembuang bayi. Pencarian tersebut sampai ke wilayah lain, yakni Kecamatan Petang, Kabupaten Badung.

Kapolsek Payangan, AKP I Putu Agus Ady Wijaya menjelaskan penyelidikan pelaku pembuang bayi ini dilakukan dengan mengumpulkan data-data ibu hamil di setiap puskesmas, baik di Payangan, Kintamani hingga Petang.

“Sementara masih kita lidik. Kita bekerjasama juga dengan Polres Gianyar, pencariannya, keliling. Kita data dulu, cari data ibu-ibu hamil,” jelasnya, Rabu (5/10/2022). Penyelidikan dimulai dari Puskesmas di Payangan, Tegalalang, Kintamani hingga ke Petang. Bahkan di rumah sakit juga dicek yang sempat melakukan memeriksakaan kehamilan.

BACA JUGA:  Polisi Selidiki Kasus Penjor Dicabut Karena Kasepekang di Gianyar

Hasil pemeriksaan terhadap bayi tersebut tidak ditemukan adanya kelahiran paksa, sebab dalam autopsi luar yang dilakukannya bersama Puskesmas Payangan, kondisi bayi tersebut cukup baik. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan kondisi tali pusar bayi juga relatif bagus.

“Dari autopsi luar kita dengan pihak Puskesmas Payangan, tidak ada kekerasan, normal. Tali pusarnya pun masih bagus,” ujarnya. Diduga bayi tersebut lahir langsung dibuang. Tetapi terkait penyebab kematian bayi, pihaknya belum berani memastikan. “Itu butuh autopsi forensik,” ujarnya.

Saat ini, jenazah bayi masih dititipkan di RSU Payangan. Pihaknya masih menyebarkan anggota di lapangan, termasuk juga anggota Bhabinkamtibmas. Bhabin disebar ke setiap banjar, desa adat dan dinas untuk mengecek. Baik di perumahan maupun di kos-kosan.

BACA JUGA:  Kakek Renta Jatuh Lemas di Kamar Kos Berujung Tewas

“Kami imbau, jika ada warganya yang sebelumnya hamil, namun perutnya kempes tanpa ada anaknya, diharapkan melaporkan ke kami,” tandasnya. (M-011)