logo-menitini

Pencarian Pemancing Hilang di Perairan Mimba Dihentikan, Tim SAR Tetap Siaga Jika Ditemukan Warga

Tim SAR saat lakukan pencarian korban hilang di Gunung Agung
Proses pencarian terhadap I Wayan Suwitra, pemancing asal Bangli yang hilang di Perairan Mimba, Karangasem, resmi dihentikan sementara. (Foto: Istimewa)

KARANGASEM,MENITINI.COM – Setelah tujuh hari pencarian tanpa hasil, Tim SAR gabungan resmi menghentikan operasi pencarian terhadap I Wayan Suwitra, warga asal Bangli yang diduga hilang terseret arus saat memancing di perairan Pantai Mimba, Desa Padangbai, Kecamatan Manggis, Karangasem.

Koordinator Pencarian dan Pertolongan Basarnas Karangasem, I Gusti Ngurah Eka Wiadnyana, Minggu (13/4) menyatakan penghentian operasi sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang mengatur masa pencarian maksimal selama tujuh hari.

“Selama sepekan, tim telah melakukan upaya pencarian intensif baik melalui laut maupun darat, namun korban belum ditemukan. Maka sesuai SOP, operasi resmi kami hentikan,” ujarnya.

BACA JUGA:  Material Longsor Masih Menutup Pura Ulun Danu Penida

Pencarian dimulai sejak Senin (7/4), dua hari setelah Suwitra dilaporkan hilang. Ia diketahui meninggalkan rumah pada Sabtu (5/4) untuk memancing. Motor dan barang-barang miliknya seperti tas berisi identitas diri dan peralatan pancing ditemukan di tepi Pantai Mimba, memperkuat dugaan bahwa ia terseret ombak saat memancing.

Dalam operasi ini, Basarnas mengerahkan tiga unit perahu karet bersama personel dari Polairud Polres Karangasem dan Polairud Polda Bali. Wilayah pencarian difokuskan di perairan Mimba serta sepanjang pantai ke arah timur dan barat, mengikuti kemungkinan arah arus laut.

“Tim kami bagi dalam dua kelompok—satu menyisir laut ke arah barat sesuai arus dominan, lainnya menelusuri garis pantai ke arah timur,” terang Eka Wiadnyana.

BACA JUGA:  Tersambar Petir Saat Memancing di Danau Batur, Satu Warga Klungkung Tewas

Meski operasi resmi dihentikan, pihak Basarnas menyatakan akan tetap melakukan pemantauan secara berkala. Kesiapsiagaan tetap dijaga jika sewaktu-waktu ada informasi penemuan jasad korban oleh nelayan atau warga setempat.

“Pemantauan tetap dilakukan. Jika ada masyarakat yang menemukan sesuatu, kami harap segera melapor agar kami bisa segera merespons,” tegasnya.

Peristiwa ini kembali mengingatkan masyarakat, khususnya para pemancing, untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca dan keselamatan saat beraktivitas di laut, terutama di wilayah rawan arus seperti Pantai Mimba. (M-011)

  • Editor: Daton
Iklan

BERITA TERKINI

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>