Pencarian 132 Penumpang China Eastern Airlines  Jatuh Terus Berlanjut

Pesawat Boeing 737 jatuh di China. (Foto: AFP)

Presiden China Xi Jinping menyerukan “upaya habis-habisan” dalam operasi penyelamatan dan setiap potensi bahaya keselamatan untuk diselidiki.

Kecelakaan itu terjadi di dekat kota Wuzhou di daerah Teng. Menurut pejabat penerbangan, pesawat itu melakukan perjalanan dari Kunming di provinsi barat Yunnan ke Guangzhou di provinsi pesisir Guangdong. Menurut China Daily, pesawat lepas landas pada pukul 13.11. waktu setempat dan dijadwalkan tiba pada pukul 15:05, tetapi pengendali lalu lintas udara kehilangan jejak pesawat sekitar pukul 14:15.

BACA JUGA:  Senat AS Tolak Pembatasan Kewenangan Militer, Dukungan untuk Donald Trump Menguat

Data dari situs pelacak penerbangan Flightradar24.com menunjukkan penerbangan China Eastern Airlines berjalan sekitar 30.000 kaki sebelum tiba-tiba jatuh. Pesawat terbang dengan kecepatan jelajah 523 meter per jam.

Ratusan petugas pemadam kebakaran dan kru penyelamat dari departemen terdekat langsung dikirim ke tempat kejadian. Video yang dibagikan People’s Daily, sumber media pemerintah lainnya, menunjukkan asap mengepul dari sisi gunung.

BACA JUGA:  Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Tertinggi Iran, Gantikan Ayatollah Ali Khamenei

China Daily melaporkan bahwa seorang pejabat desa dengan nama keluarga Zhou mengatakan kepada surat kabar Chutian Metropolis Daily bahwa pesawat itu “benar-benar hancur” dan dia tidak melihat sisa-sisa.

Iklan

BERITA TERKINI

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top