Kamis, 18 Juli, 2024

Tim Basarnas Denpasar sedang cari korban hilang terseret arus. (Foto: M-009)

DENPASAR, MENITINI.COM-Nasib nahas dialami seorang pemancing asal Banjar Cabang, Desa Sakti, Nusa Penida bernama I Wayan Sutrisna (30). Sutrisna dikabarkan hilang dihantam ombak, Kamis (6/10/2023) malam.

Ketika itu korban bersama seorang rekannya sedang mencari ikan dengan pancing di tebing Perairan Tanjung Naup (Nusa Penida) dan tiba-tiba ombak datang dan menyeretnya hingga menghilang. Dengan jarak pandang terbatas, rekannya tidak bisa menemukan keberadaan korban.

Sesaat setelah menerima informasi pada pukul 20.00 Wita, Kantor SAR Denpasar memberangkatkan personil dari Unit Siaga SAR Nusa Penida. Berdasarkan laporan diketahui perkiraan waktu kejadian sekitar pukul 19.45 Wita. “Malam itu juga kami langsung melakukan pencarian di pinggiran tebing-tebing, karena apabila melakukan pencarian di laut dengan keterbatasan jarak pandang tidak efektif,” terang Kepala Kantor SAR Denpasar, I Nyoman Sidakarya.

BACA JUGA:  Lansia di Nusa Lembongan Antusias Sambut Bhakti Sosial Klinik Branis Medika

Tadi pagi (Jumat, 6/10/2023), SAR mengerahkan 1 unit RIB (Right Inflatable Boat), untuk penyisiran di perairan. Sorti pertama tim SAR gabungan menggerakkan sebanyak 6 personil dari Pos SAR Nusa Penida, Pos TNI AL Nusa Penida dan BPBD. “Kita melakukan perhitungan dari arah angin, kondisi arus dan gelombang untuk floting area pencarian, dan fokus area pencarian seluas 4 Nm2, sementara penyisiran darat 2 KM,” terang I Nyoman Sidakarya. 

Operasi SAR saat ini masih terkendala ombak tinggi dan sudah beberapa kali dicoba memasuki area pencarian masih belum memungkinkan. Pada pukul 09.35 Wita tim SAR gabungan standby di Toya Pakeh. “Dengan menyesuaikan kondisi, maka tim darat diperkuat untuk pemantauan kemungkinan tanda-tanda terlihatnya korban,” tutupnya. M-007

  • Editor: Daton
BACA JUGA:  Lansia di Nusa Lembongan Antusias Sambut Bhakti Sosial Klinik Branis Medika