Pelaksana Proyek Bendungan Diingatkan Utamakan Kualitas-Lingkungan

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat meninjau Bendungan Tiu Suntuk, Bendungan Beringin Sila, dan Daerah Irigasi (DI) Bintang Bano, di Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Jumat (14/10).
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat meninjau Bendungan Tiu Suntuk, Bendungan Beringin Sila, dan Daerah Irigasi (DI) Bintang Bano, di Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Jumat (14/10). (Foto: ANTARA/HO-Kementerian PUPR)

JAKARTA,MENITINI.COM-Kontraktor pelaksana dan konsultan supervisi proyek agar mengutamakan aspek kualitas, keberlanjutan lingkungan, dan estetika dalam membangun bendungan. Hal tersebut disampaikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono saat meninjau Bendungan Tiu Suntuk, Bendungan Beringin Sila, dan Daerah Irigasi (DI) Bintang Bano di Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (14/10).

“Konsultan supervisi harus mampu menjalankan fungsi pengawasannya dengan baik karena memiliki peran penting sebagai wakil project owner. Kontraktor pelaksana juga harus memiliki eagerness (keinginan) atau antusiasme untuk menjaga kualitas pekerjaannya,” kata Menteri Basuki dalam keterangan tertulis diterima di Jakarta, Sabtu (15/10/2022) seperti dikutip ANTARA.

Untuk aspek estetika dan lingkungan, Basuki meminta kontraktor pelaksana untuk mengoptimalkan penghijauan, khususnya pada tebing sekitar bendungan. “Hati-hati jangan tebing-tebingnya dibiarkan telanjang, semuanya harus ditanami. Kalau bisa pasang sprinkler juga agar tebingnya tidak kering,” kata Basuki.

BACA JUGA:  Pemprov Bali Siapkan Pendampingan Hukum untuk Mantan Kadis KLH Tersangka Kasus TPA Suwung

Bendungan Tiu Suntuk dan Bendungan Beringin Sila merupakan bagian dari 6 bendungan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dibangun di NTB untuk mendukung ketahanan air dan ketahanan pangan nasional.

Bendungan Tiu Suntuk yang berlokasi di Sumbawa Barat dibangun sejak Februari 2020 dengan biaya sebesar Rp1,22 triliun dan ditargetkan rampung pada Desember 2023. Pembangunan Tiu Suntuk dilakukan dalam dua paket dimana progres Paket I saat ini mencapai 76,47 persen, sedangkan progres Paket II mencapai 45,78 persen.

BACA JUGA:  DLHK Badung Perkuat Penanganan Sampah Liar, Posko Berbasis Banjar Jadi Garda Depan Pengawasan Lingkungan

Pembangunan Bendungan Beringin Sila yang berlokasi di Sumbawa dilakukan sejak Januari 2019 dengan biaya sebesar Rp1,66 triliun. Saat ini progres fisik pembangunannya mencapai 92,60 persen untuk paket I dan 96,05 persen untuk paket II dengan target rampung pada Desember 2022.

Daerah Irigasi (DI) Bintang Bano seluas 4.200 hektare ditujukan untuk menyalurkan air dari Bendungan Bintang Bano. Realisasi DI Bintang Bano rata-rata untuk seluruh paket saat ini mencapai 55,5 persen dan ditargetkan selesai tahun 2023.

“Saya minta seluruh jaringan dan bendungan tuntas pada Agustus 2023 agar bisa berfungsi mensuplai air ke sawah-sawah masyarakat,” kata Basuki.

Sumber: ANTARA

Iklan

BERITA TERKINI

Dokter spesialis penyakit dalam, dr. Wiradarma, Sp.PD

Mengenal Bahaya Kolesterol Tinggi

DENPASAR,MENITINI.COM – Kolesterol merupakan komponen lemak yang sebenarnya dibutuhkan oleh tubuh dalam kondisi yang sesuai. Kolesterol memiliki banyak fungsi, antara lain sebagai bahan pembentuk hormon

Ilustrasi

Makna dan Filosofi Hari Raya Pagerwesi

Pada hari Rabu, 8 April 2026, umat Hindu merayakan Hari Raya Pagerwesi, sebuah hari suci yang sarat akan makna spiritual dan filosofis. Kata Pagerwesi berasal

Efek Ronaldo

Ronaldo Effect Membuat Sensasi di Dunia Sepak Bola

DENPASAR,MENITINI.COM – Kabar terbaru menyebutkan bahwa tiket pertandingan Timnas Portugal di fase grup Piala Dunia 2026 habis terjual karena tingginya antusiasme. Bahkan, laga kontra Kolombia

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top