BADUNG,MENITINI.COM – Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kabupaten Badung yang digelar Rabu (8/10) sempat diwarnai kejutan. Salah satu tokoh utama partai sekaligus Ketua DPD Golkar Badung, I Wayan Suyasa, secara terbuka menyatakan mundur dari pencalonan Ketua DPD Golkar Badung periode berikutnya.
Dalam sambutannya, Suyasa menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dan bimbingan Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali, Gde Sumarjaya Linggih. Ia mengungkapkan bahwa selama kepemimpinannya lima tahun terakhir, Golkar Badung mampu menunjukkan soliditas yang kuat, yang terlihat dari peningkatan jumlah kursi di DPRD Badung.
“Terlepas dari kemampuan kita bersama, dengan gotong royong dan persatuan dari bawah, kita berhasil menaikkan kursi dari 7 menjadi 11 di DPRD Badung,” ujarnya.
Suyasa juga mengingat kembali dukungan partai terhadap pencalonannya sebagai Bupati Badung beberapa waktu lalu. “Saya maju atas restu dari Bapak Gde Sumarjaya Linggih. Namun yang paling penting, kita harus tetap memberikan penghargaan dan apresiasi tinggi kepada Partai Golkar,” katanya.
Meski banyak pencapaian yang telah diraih, Suyasa menegaskan keputusannya untuk tidak lagi maju dalam pemilihan Ketua DPD Golkar Badung kali ini. Ia menyampaikan pengunduran diri tersebut bahkan sebelum status kepengurusan dinyatakan demisioner.
“Demi menjaga garis organisasi, menjaga solidaritas dan kesolidan Partai Golkar di Badung, saya, Wayan Suyasa, tidak akan maju lagi sebagai Ketua DPD Golkar Badung,” tegasnya.

