Motor Laut  Milik Warga Walang Panciby Terbalik di Pelabuhan Banda, Ini Penjelasan Kapolsek

Motor laut milik warga yang terbalik di depan Pelabuhan Banda Naira, sudah di evakuasi warga.
Motor laut milik warga yang terbalik di depan Pelabuhan Banda Naira, sudah di evakuasi warga. (Foto: M-009)

BANDA, MENITINI.COM – Peristiwa kecelakaan laut terjadi di depan Pelabuhan Banda, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Kamis (23/10/2025) sekira pukul 17.10 WIT. Sebuah motor laut milik warga Desa Walang Panciby terbalik saat mengangkut penumpang dari kapal Pelni KM Sangiang.

Dari informasi yang disampaikan Kapolsek Banda IPTU Kasim Rahanyamtel, S.I.P., M.H menyebutkan motor laut tersebut diketahui milik Jamil Hasan, warga Desa Walang panciby.

“Berdasarkan laporan petugas, peristiwa itu terjadi saat sejumlah penumpang KM Sangiang turun dan hendak menyeberang menuju desa tersebut dengan menggunakan motor laut milik Jamil Hasan,” kata Kapolsek.

BACA JUGA:  Demo Mahasiswa Disertai Dugaan Pengrusakan dan Pembakaran Fasilitas Kampus, 15 Mahasiswa Dilaporkan ke Polisi

Namun, penumpang yang berada di dek atas motor terlalu banyak, sehingga menyebabkan motor tidak seimbang dan akhirnya terbalik di perairan depan pelabuhan.

“Para penumpang berhasil menyelamatkan diri, dibantu warga yang berada di sekitar pelabuhan,” ucap Kapolsek.

Menurutnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Semua penumpang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat ke atas dermaga oleh warga dan petugas setempat.

Setelah kejadian, motor laut dievakuasi ke pantai Kasten menggunakan dua motor laut lainnya untuk dikosongkan airnya. Selanjutnya, perahu tersebut ditarik kembali menuju Desa Walang Panciby.

BACA JUGA:  Gubernur Hendrik Lewerissa Tegaskan, Maluku Harus Jadi Pemain Utama di Blok Masela, Bukan Penonton 

“Meski tidak menimbulkan korban jiwa, pemilik perahu mengalami kerugian materi, karena dua unit mesin 40 PK miliknya terendam air akibat perahu terbalik,” jelas Kapolsek.

Salah seorang saksi mata mengungkapkan, motor laut itu bukan kelebihan muatan, tapi hampir semua penumpang memilih duduk diatas dek atau atapnya, ketimbang di bagian dalam yang sudah disediakan tempat duduk.

“Jadi itu bukan kelebihan penumpang, tapi kebiasan penumpang selalu duduk di atas dek atau atap motor” sebutnya. (M-009)

  • Editor: Daton
Iklan

BERITA TERKINI

Walikota Ambon, Drs. Bodewin M Wattimena, M.Si.

17 Program Prioritas Pemerintah Kota Ambon

AMBON, MENITINI – Pemerintah Kota Ambon menetapkan 17 program prioritas pembangunan sebagai fokus utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.  Program ini dijalankan sebagai bagian dari arah

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top