Miom Besar dan Kista Bisa Dioperasi Tanpa Angkat Rahim, Ini Penjelasannya

Ilustrasi (Freepik)

JAKARTA,MENITINI.COM – Miom berukuran besar maupun kista ovarium tidak selalu harus ditangani dengan operasi pengangkatan rahim. Dalam kondisi tertentu, tindakan operasi dapat dilakukan dengan tetap mempertahankan rahim pasien.

Dilansir dari Kantor Berita Antara, Spesialis Kebidanan dan Kandungan Eka Hospital MT Haryono, dr. Sita Ayu Arumi, mengatakan perkembangan teknologi kedokteran kini memungkinkan penanganan miom dan kista secara lebih akurat melalui teknik bedah robotik ginekologi.

“Pilihan prosedur tetap harus ditentukan berdasarkan ukuran, jumlah, dan lokasi miom atau kista, kondisi kesehatan pasien, serta rencana kehamilan,” kata Sita dikutip dari Kantor Berita Antara, Rabu (19/8).

BACA JUGA:  Wamenkes Kunjungi Gianyar, Dorong Jadi Percontohan Eliminasi TB

Miom merupakan benjolan jinak yang tumbuh dari otot rahim. Sementara itu, kista ovarium adalah kantung yang dapat berisi cairan atau jaringan dan tumbuh pada indung telur. Pada tahap awal, kista ovarium sering kali tidak menimbulkan gejala.

Menurut Sita, salah satu teknologi yang dapat digunakan untuk menangani kondisi tersebut adalah bedah robotik da Vinci Xi. Teknik ini merupakan prosedur operasi minimal invasif yang menggunakan instrumen robotik dan sepenuhnya dikendalikan oleh dokter bedah melalui konsol khusus.

Bedah robotik menawarkan sejumlah keunggulan, antara lain tingkat presisi yang tinggi, fleksibilitas gerakan lengan robot, sayatan yang lebih kecil, serta bekas luka yang relatif minimal.

BACA JUGA:  Prabowo Minta Rumah Sakit Tak Bedakan Pasien BPJS dan Non-BPJS

Selain itu, prosedur tersebut berpotensi mengurangi nyeri dan perdarahan serta memungkinkan pasien menjalani proses pemulihan yang relatif lebih cepat dibandingkan operasi konvensional, sesuai kondisi masing-masing pasien.

Halaman 1 dari 2
Scroll to Top