Minggu, 14 Juli, 2024

Proses pencarian korban oleh tim SAR dalam longsor di Karangasem Bali, Senin (11/9/2023). (Foto: M-009)

DENPASAR, MENITINI.COM-Sebanyak tiga warga tewas tertimbun longsor yang terjadi di Dusun Kemuning, Desa Linggasana, Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem Bali, Senin pagi (11/9/2023).

Insiden ini menyebabkan tiga warga langsung tewas seketika dan satu warga lainnya mengalami luka serius dan langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat. Koordinator Lapangan Pos SAR Karangasem Putu Agus Andika Bhayangkara menjelaskan, saat tiba lokasi pihaknya mendengar langsung dari beberapa saksi di lokasi kejadian. Dimana sekitar pukul 09.00 Wita, para korban tewas datang ke lokasi untuk melaksanakan penggalian mencari batu tabas dengan membuat goa di tebing.

Menurut pengakuan korban selamat, setelah 2 jam bekerja, goa yang dibuat sudah berkisar 2 meter. Pada pukul 11.00 Wita tanah di atas lokasi (bukan di dalam goa) tiba-tiba longsor menimpa korban.

BACA JUGA:  Sudah Ditata Sejak Lama, Tahura Ngurah Rai Siap Dikunjungi Delegasi World Water Forum Ke-10

Longsoran tanah dari asat goa ini langsung mengubur para korban. Sementara satunya yang selamat sempat melompat dan berlarian namun telat dan sempat tertimbun material longsor, tapi selamat,” ujarnya.

Sementara Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Denpasar menjelaskan, pihaknya baru mendapatkan laporan sekitar pukul 12.05 WITA. “Kami baru menerima laporan resmi sekitar pukul 12.05 WITA. Kami langsung berkoordinasi dengan tim setempat untuk bergerak ke lokasi,’ ujarnya.

Sampai di lokasi, satu korban meninggal dunia atas nama Ketut Sueca (40) sudah ditemukan warga. Sementara dia korban meninggal lainnya yakni Kadek Berata (44) dan Kadek Pasek (37) belum ditemukan. “Informasi itu kami terima dari BPBD Karangasem sekitar pukul 12.05 Wita, melaporkan bahwa akibat longsor masih ada 2 orang belum ditemukan, sementara itu warga setempat telah mengevakuasi 1 orang meninggal dunia dan 1 orang selamat,” jelas I Nyoman Sidakarya.

BACA JUGA:  Pernah Tolak Piala Dunia U-20, Koster Minta Maaf kepada Rakyat Bali dan Indonesia

Seorang korban yang selamat atas nama I Kadek Berata (34) dan meninggal atas nama I Ketut Sueca (40), selanjutnya jenasahnya langsung dibawa menuju RSUD Karangasem. Segera setelah menerima laporan, diberangkatkan 5 personil Pos SAR Karangasem menuju lokasi. Setibanya di lokasi, mereka berkoordinasi dengan unsur SAR lainnya. “Melakukan pencarian dengan dibantu alat berat atas koordinasi dari bapak Kepala Desa langsung,” terang koordinator lapangan Pos SAR Karangasem, Putu Agus Andika Bhayangkara 

Pukul 13.15 Wita tim SAR gabungan menemukan 1 orang dalam kondisi meninggal dunia atas nama I Kadek Berata (44). Berselang 15 menit kemudian, korban terkahir ditemukan juga dalam kondisi tak bernyawa atas nama I Kadek Pasek (37). “Evakuasi korban diinfokan dari Pak Kades langsung dievakuasi ke rumah duka masing-masing yaitu Dusun Kemuning,” tutupnya. 

BACA JUGA:  Polri Usulkan Pemda Bali Berlakukan WFH Urai Kemacetan Saat WWF

Selama operasi SAR berlangsung turut melibatkan unsur SAR dari Pos SAR Karangasem (Basarnas Bali), Polsek Bebandem, Polres  Karangasem, Kodim 1623 Karangasem, Koramil Bebandem, PMI Kab Karangasem, BPBD Kab Karangasem, Puskesmas Bebandem, staf kecamatan bebandem, pihak keluarga korban dan masyarakat setempat. M-007

  • Editor Daton