Liga Italia, AC Milan Kalah 1-2 dari Torino

Bek Torino Koffi Djidji dikerumuni rekan-rekan satu timnya setelah mencetak gol dalam pertandingan Serie A Italia antara Torino dan AC Milan di Stadion Grande Torino di Turin pada 30 Oktober 2022. (Foto: ANTARA/AFP/MARCO BERTORELLO)

JAKARTA,MENITINI.COM-AC Milan menanggung kekalahan 2-1 dari Torino pada Minggu malam waktu setempat. Kekalahan tersebut memperpanjang keunggulan Napoli di puncak klasemen Serie A, menjadi lima poin sehingga bisa memuluskan meraih gelar juga liga peramanya dalam tiga dekade terakhir.

Melansir ANTARA, AC Milan yang juara bertahan memasuki arena di Turin ini dengan tuntutan menang agar tetap tiga poin di belakang Napoli yang belum terkalahkan. Milan justru turun ke peringkat ketiga setelah Koffi Djidji dan Aleksei Miranchuk mencetak dua gol dalam dua menit babak pertama untuk memastikan kemenangan Torino.

Pasukan Stefano Pioli disalip Atalanta yang kini unggul satu poin dari Milan berkat menang 1-0 di kandang sendiri atas Empoli dalam pertandingan pada hari yang sama.

BACA JUGA:  Somasi Presiden Jokowi, Ini 9 Tuntutan Permintaan Aremania

Namun pemenang besar akhir pekan ini adalah Napoli yang bertanding sehari sebelumnya dengan sangat meyakinkan sampai terlihat menjadi tim yang semakin berpotensi membawa gelar juara liga dan bisa menjadi gelar pertamanya sejak 1990.

Torino hanya mencetak dua gol di kandang sebelum laga akhir pekan ini tetapi naik ke urutan kesembilan setelah mengalahkan Milan yang juga menjadi kemenangan kelimanya musim ini.

Torino sempat dibuat tegang setelah Junior Messias membalaskan satu gol untuk tim tamu pada pertengahan babak kedua.

Torino sudah unggul 2-0 pada babak pertama berkat gol Koffi Djidji pada menit ke-35 dan Aleksei Miranchuk dua menit kemudian.

Namun ketangguhan kiper Vanja Milinkovic-Savic dan bek tengah Alessandro Buongiorno membuat Torino menggagalkan Junior Messias menyamakan kedudukan untuk Milan.

BACA JUGA:  Real Madrid Telan 3 Kali Kalah Beruntun dari Man City

Pelatih Torino Ivan Juric dikeluarkan dari lapangan karena memprotes keras pelanggaran yang dijatuhkan wasit kepada timnya, tetapi Torino sukses mempertahankan keunggulan sampai laga selesai, demikian AFP.

Sumber: ANTARA