logo-menitini

Ketua RT Geram Soal Insiden Polisi Tembak Polisi di Rumah Ferdy Sambo

Ketua RT Mayjen (Purn) Seno Sukarto
Ketua RT Mayjen (Purn) Seno Sukarto. (foto: detik.com)

Dia juga merasa tersinggung lantaran ada pihak yang seenaknya menyuruh petugas satpam di kompleksnya. “Sama sekali nggak ada laporan, nggak ada ini, merintahkan satpam seenaknya saja. Kenapa tidak memberi tahu saya sebagai ketua RT,” sambung dia.

Seno menyebut biasanya, selaku ketua RT, selalu mendapat laporan setiap kali ada kejadian di lingkungannya. Namun hingga polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah Irjen Ferdy Sambo, tidak ada yang melapor kepadanya.

BACA JUGA:  JPU Ungkap Dugaan Niat Jahat Nadiem Sebelum Menjabat Menteri dalam Sidang Korupsi Chromebook

“Biasanya kalau ada kejadian itu satpam mestinya laporan, nelepon gitu. Karena nggak laporan, jadi saya anggap nggak ada apa-apa. Setelah hari ini kita tanya, baru ada laporan,” jelasnya.

“Nggak ada, belum ada (yang laporan). Bahwa dia datang ke sini datang mengadakan pemeriksaan itu, istilahnya kulo nuwun, nggak ada sama sekali,” tambahnya.

Tak Lihat Ambulans

Ketua RT Seno juga membeberkan fakta lainnya. Dia mengaku tidak melihat adanya ambulans yang membawa jenazah Brigadir J.

BACA JUGA:  Satgas PKH Ambil Alih 1.699 Hektare Lahan Tambang PT AKT di Kalimantan Tengah

“Ada ambulans ke sini juga ya nggak nangkap. Saya nggak tahu diangkut pakai apa,” kata Seno.

Jenderal purnawirawan itu juga sudah bertanya kepada satpam yang bertugas saat itu. Hasilnya sama, satpam juga disebutnya tidak melihat adanya ambulans di rumah Irjen Ferdy Sambo usai baku tembak antara dua polisi itu terjadi.

Iklan

BERITA TERKINI

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>