Kamis, 18 Juli, 2024

Ilustrasi anak. (Foto: freepik)

Orang tua tentu telah menyadari betapa esensialnya nutrisi bagi pertumbuhan anak. Nutrisi-nutrisi esensial seperti protein, DHA, probiotik vitamin mineral dan minyak ikan memiliki peran penting bagi anak-anak, terutama bagi mereka yang menghadapi masalah seperti hilangnya nafsu makan, keengganan menyantap makanan secara utuh, pola makan yang monoton, atau hambatan dalam pertumbuhan dan perkembangan mereka. 

Salah satu nutrisi penting adalah minyak ikan yang berasal dari saripati berbagai jenis ikan. Minyak ikan kaya akan asam lemak omega-3 penting yang disebut asam eicosapentaenoic (EPA) dan asam docosahexaenoic (DHA). Asam lemak omega-3 adalah kelompok asam lemak tak jenuh ganda yang penting bagi kesehatan manusia. Secara khusus, anak-anak membutuhkan omega-3 untuk pertumbuhan, perkembangan dan fungsi otak yang sehat, serta menambah nafsu makan. Sayang, tubuh manusia tidak menghasilkan banyak asam lemak omega-3 sendiri.

BACA JUGA: Penyebab dan Dampak Masalah Makan Terhadap Tumbuh Kembang Optimal

dr. Muliaman Mansyur, Head of Medical KALBE Nutritionals menekankan pentingnya minyak ikan untuk tumbuh kembang anak. “Asam lemak omega-3 yang ada di minyak ikan adalah kelompok asam lemak tak jenuh ganda yang dibutuhkan juga oleh anak-anak untuk pertumbuhan, perkembangan, dan fungsi otak yang optimal. Sejak lahir sampai 2 tahun, otak mulai tumbuh, tetapi berkembang sepenuhnya selama masa kanak-kanak dan remaja. Selama periode ini, asam lemak omega-3 yang terkandung di dalam minyak ikan, khususnya DHA, sangat penting untuk pertumbuhan, perkembangan, dan optimalkan performa belajar anak. Namun konsumsi minyak ikan sendiri disarankan dengan zat gizi lainnya, agar hasilnya optimal mendukung tumbuh kembang anak,” ungkap dr. Muliaman.

Minyak ikan juga merupakan bahan alami yang telah banyak diketahui masyarakat dapat membantu meningkatkan nafsu makan anak dan memberikan manfaat yang luar biasa bagi pertumbuhan dan perkembangan mereka, tetapi masih sedikit yang tahu cara kerja sebenarnya. Asam lemak omega-3 di minyak ikan membantu meningkatkan fungsi pencernaan dan penyerapan nutrisi.

Selain itu, sifat anti inflamasi yang kuat, terutama karena kandungan asam lemak omega-3, seperti EPA (asam eicosapentaenoic) dan DHA (asam docosahexaenoic) membantu Si Kecil mengatasi peradangan yang terjadi saat tumbuh kembang dan meningkatkan respons imun anak terhadap infeksi. Minyak ikan juga berkhasiat menjaga kesehatan otak dan fungsi mental optimal, sehingga Si Kecil tidak mudah tantrum yang kemudian mempengaruhi selera makannya. Kemudian, minyak ikan juga mengandung sejumlah nutrisi penting, termasuk vitamin D dan vitamin A.

BACA JUGA: Tingkatkan Mutu Pelayanan, RSU Bhakti Rahayu Ambon Gelar Seminar dan Workshop 

Tumbuh kembang Si Kecil adalah masa penting dalam pembentukan fisik, mental, dan emosional mereka. Seperti kita ketahui, anak-anak sangat aktif dan memiliki kebutuhan nutrisi tinggi untuk mendukung perkembangan sel-sel tubuh dan otak mereka. Nutrisi yang cukup dan seimbang memainkan peran krusial dalam membantu fungsi otak, mengoptimalkan tingkat energi, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh mereka. Anak-anak yang mendapatkan asupan nutrisi yang baik memiliki daya tahan yang lebih baik terhadap berbagai penyakit, dan juga memiliki konsentrasi dan fokus yang lebih baik dalam belajar.