Kapolda Bali: Preman No Way, Janji Keliling Daerah yang Gelar Pilkada

Kapolda Putu Jayan Danu Putra saat berkunjung ke Kantor Ombudsman Bali

DENPASAR, MENITINI.COM – Kapolda Bali, Irjen Pol.Drs. Putu Jayan Danu Putra menegaskan, menertibkan  premanisme dan pungutan liar (Pungli). “Preman, no way,” tegas Jenderal lulusan Akabri tahun 1989 ini.

Hal ini disampaikan  Irjen Putu Jayan Danu Putra saat berkunjung ke kantor Ombudsman Perwakilan Bali, Jumat (27/11/2020) siang.

Jenderal  kelahiran Jakarta 20 November 1967 mengatakan, Bali saat ini sudah aman dan kondusif, tidak boleh lagi ada yang ganggu-ganggu. Aksi premanisme itu banyak modusnya dan modus – modus itu sudah diketahui polisi.

Untuk meredam modus itu lanjutnya, Polri sudah memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) tersendiri. Bila ada organisasi massa yang bertentangan dengan hukum ada SOP yang menanganinya.  “Segala kebijakan yang baik yang telah dilakukan oleh pejabat sebelumnya tetap kita pertahankan. Tidak boleh ada preman dan pungutan liar” tegasnya. 

Selain kedua hal tersebut di atas, Irjen Jayan Danu Putra juga berkonsentrasi penuh dengan pengamanan Pilkada dan libur Natal 2020 dan tahun baru 2021.

BACA JUGA:  Penangkapan Harijanto Karjadi Cacat Hukum, Begini Penjelasan Penasehat Hukum Yulius Benyamin Seran

Pilkada harus bisa berjalan sesuai dengan yang diharapkan tanpa mengabaikan protokol kesehatan. 

Untuk mewujudkan hal tersebut butuh sinergi dengan TNI dan penyelenggara Pemilu juga instansi terkait dan masyarakat. “Untuk penganan Pilkada saya akan keliling ke semua Polres yang gelar Pilkada. Saya tekankan pengamanan Pilkada harus optimal. Protokol kesehatan harus dilaksanakan sebaik-baiknya. Beri keyakinan kepada masyarakat agar mau datang ke TPS menyalurkan hak suaranya,” kata jenderal bintang dua di pundak ini. 

Selain pengamanan Pilkada juga antisipasi melonjaknya wisatawan libur panjang Natal dan tahun baru. Dia menegaskan protokol kesehatan tetap menjadi salah satu perhatian.

Pola tiga M (mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan) tetap dilakukan di tempat kunjungan wisata. “Petugas yang jaga bukan hanya polri tapi juga TNI dan  instansi lainnya,” tegasnya. 

BACA JUGA:  Ketahuan Minta Duit Biaya Perkara, Tiga Penyidik Polda Bali Terancam Sanksi

Sementara terkait kunjungannya ke Ombudsman perwakilan Bali, Irjen Jayan Danu Putra mengatakan, Ombudsman adalah lembaga negara yang dibentuk mengawasi layanan publik. “Kami Polda Bali konsen untuk selalu meningkatan pelayanan publik. Kami membuka kerjasama untuk menjalin sinergitas dengan Ombudsman. Intinya untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di Polda Bali,” ungkapnya. 

Kedatangan Kapolda yang baru menjabat baru seminggu itu disambut baik oleh Ketua Ombudsman Perwakilan Bali, Umar Ibnu Alkhatab. Umar mengatakan kedatangan Kapolda ke kantornya dalam rangka untuk membangun pelayanan publik yang lebih baik. 

Dalam pertemuan yang berlangsung selama sejam itu, Umar menitipkan beberapa hal yang mesti diperhatikan Kapolda. Seperti optimalkan Satgas Mafia tanah, optimalkan Satgas Saber Pungli, dan memberantas premanisme. edo/poll

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*